Menu

Mode Gelap
Angin Kencang Terjang Kalipucang Pangandaran, 9 Rumah Warga Terdampak Ribuan Warga di Pangandaran Diduga Jadi Korban Investasi Bodong, Ini Klarifikasi MBA Ribuan Warga di Pangandaran Diduga Jadi Korban Aplikasi Investasi, Withdraw Dana Mendadak Tak Bisa Dibuka Himpunan Mahasiswa Anggalarang Kanupayen Pangandaran Gelar Turnamen Voli Antar Pelajar KABAR DUKA, MD KAHMI Kabupaten Pangandaran Meninggal Dunia Polemik Menjual BBM Eceran di Warung, Antara Kebutuhan dan Pelanggaran Aturan

Daerah

Terdampak Banjir, Warga Anggaraksan Keluhkan Normalisasi Sungai Tak Tuntas

badge-check


					Terdampak Banjir, Warga Anggaraksan Keluhkan Normalisasi Sungai Tak Tuntas Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Warga Dusun Anggaraksan, Desa Maruyungsari, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, kembali mengeluhkan persoalan banjir yang tak kunjung surut meski telah dilakukan normalisasi anak sungai oleh pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Salah seorang warga, Fuad, pada Jumat (20/2/2026) mengungkapkan kekecewaannya terhadap proses pengerukan sungai yang dinilai tidak selesai secara menyeluruh.

Menurutnya, pengerjaan normalisasi terhenti dengan alasan debit air kembali naik.

“Katanya pengerukan tidak bisa dilanjutkan karena air naik lagi. Tapi akibatnya sampai sekarang banjir tidak surut-surut,” ujarnya.

Fuad menambahkan, karena pengerukan tidak tuntas hingga 100 persen, aliran air menjadi tidak lancar dan menyebabkan genangan terus terjadi di permukiman warga.

Kondisi tersebut membuat masyarakat merasa dirugikan dan berharap ada langkah konkret dari pemerintah.

Warga Dusun Anggaraksan bahkan telah melakukan audiensi sebanyak dua kali dengan Pemerintah Kabupaten Pangandaran.

Namun, menurut Fuad, jawaban yang diterima dari pihak Bupati Pangandaran dinilai belum memberikan kepastian.

“Setiap audiensi jawabannya selalu, ‘nanti akan kami usahakan’. Tapi sampai sekarang belum ada solusi nyata,” keluh Fuad saat di komfirmasi Awak Media, Jumat (20/2/2026).

Masyarakat menginginkan adanya solusi permanen, salah satunya dengan mencari cara agar air bisa dialirkan langsung ke Sungai Citanduy sehingga tidak lagi menggenangi pemukiman saat debit air meningkat.

Selain kerugian materiil, banjir yang berkepanjangan juga berdampak pada kesehatan warga.

Banyak warga Dusun Anggaraksan dilaporkan mengalami penyakit kulit, diare, dan gangguan kesehatan lainnya akibat terpapar air banjir yang kotor dan mengandung banyak kuman.

Warga berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera turun tangan dan menuntaskan normalisasi sungai secara menyeluruh agar persoalan banjir yang terus berulang setiap musim hujan dapat segera teratasi. (Efull)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KUA Cimerak Perkuat Koordinasi Pengelolaan Zakat Fitrah Jelang Ramadan 1447 H

20 Februari 2026 - 21:36 WIB

Ramadan Ceria di Atas Awan: Hotel Horison Palma Pangandaran Hadirkan Bukber dengan View Sunset dan Total Hadiah Rp 10 Juta

20 Februari 2026 - 19:19 WIB

Momen Buka Puasa Bersama Yatim Piatu di The Allur Villas Pangandaran

20 Februari 2026 - 13:54 WIB

Angin Kencang Terjang Kalipucang Pangandaran, 9 Rumah Warga Terdampak

19 Februari 2026 - 21:14 WIB

Tanam di Halaman Sekolah, Guru dan Siswa di SMPN 6 Padaherang Panen Kangkung

18 Februari 2026 - 14:45 WIB

Trending di Bisnis