Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Daerah

Gotong Royong Petani di Anggaraksan Pangandaran, Perbaiki Tanggul Jebol

badge-check


					Gotong Royong Petani di Anggaraksan Pangandaran, Perbaiki Tanggul Jebol Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Petani di Dusun Anggaraksan, Desa Sindangwangi, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat gotong royong menutup tanggul Sungai Apur jebol.

Aksi ini dilakukan sebagai upaya darurat untuk mencegah banjir yang kerap merendam lahan persawahan mereka.

Satu petani setempat, Sadimun (50), mengatakan, bahwa air dari Sungai Apur sering meluap dan menggenangi area persawahan warga.

Tentu, banjir luapan tersebut menyebabkan petani di tempatnya gagal tanam hingga berulang kali selama dua tahun terakhir.

“Kalau enggak ditutup, air bisa mengalir langsung ke sawah. Kita sudah beberapa kali gagal panen karena kebanjiran,” katanya, Rabu (3/9/2025).

Untuk tanggul yang jebol itu memiliki panjang sekitar 100 meter. Para petani menutupnya dengan menggunakan batu boulder dan karung berisi tanah urugan.

“Semuanya itu swadaya, kita gotong royong agar secepatnya area persawahan tidak kembali terendam banjir,” ungkap Sadimun.

Menurutnya, aksi gotong royong ini murni inisiatif masyarakat karena belum ada bantuan dari pihak pemerintah.

“Kita patungan seikhlasnya, ada yang ngasih Rp 10 ribu, Rp 20 ribu sampai Rp 100 ribu. Uangnya untuk jasa truk angkut material,” paparnya.

Sadimun berharap, langkah darurat itu bisa menyelamatkan lahan mereka dari banjir sambil menunggu bantuan dan penanganan dari pemerintah.

“Selama dua tahun terakhir, kita belum pernah berhasil panen akibat lahan yang terus tergenang,” ungkapnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Grand Palma Pangandaran Rayakan HUT ke-3, Perkuat Konsep Syariah dan Targetkan Ekspansi

31 Juli 2026 - 21:50 WIB

Akhirnya, Tiga Anak Pemulung Asal Bekasi Dapat Perhatian Disdikpora Pangandaran, PGRI, dan BAZNAS

31 Juli 2026 - 18:01 WIB

Antara Guru dan AI: Peran Pendidik Tetap Tak Tergantikan di Era Kecerdasan Artifisial

30 Juli 2026 - 10:07 WIB

Manfaat Aplikasi Pronalin Cek, Bantu Ibu Hamil Kenali Risiko hingga Siapkan Persalinan Lebih Aman

28 Juli 2026 - 16:12 WIB

Milad ke 51, MUI Pangandaran Soroti Isu Keagamaan Sensitif, Lakukan Identifikasi dan Antisipasi Gesekan

27 Juli 2026 - 14:43 WIB

Trending di Daerah