LENSAPRIANGAN.COM – Camat Parigi menggelar kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan Parigi, dengan mengajak seluruh peserta untuk aktif berpartisipasi dan bermusyawarah secara sehat demi menghasilkan rencana pembangunan yang tepat sasaran, Rabu (11/2/2026)
Dalam sambutannya, Camat Parigi, Ruhandi (42) menyampaikan terima kasih atas kehadiran tim monitoring dari kabupaten, unsur SKPD, serta anggota DPRD Kabupaten Pangandaran.
Ia berharap pertemuan tersebut mampu memberikan arahan, pembekalan, serta pencerahan bagi seluruh peserta musrenbang.
Ruhandi menegaskan, pelaksanaan Musrenbang kecamatan memiliki landasan hukum yang kuat, yakni Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional serta Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.
Berdasarkan amanat regulasi tersebut, pemerintah daerah wajib menyusun rencana kerja pemerintah daerah (RKPD).
“Musrenbang ini dimaksudkan untuk memfasilitasi penyampaian aspirasi masyarakat di wilayah Kecamatan Parigi yang selanjutnya akan diusulkan ke tingkat kabupaten, dengan fokus pada usulan skala prioritas kegiatan tahun 2027,” ujarnya.
Disebutkan, sasaran Musrenbang kecamatan merupakan hasil dari Musrenbang desa se-Kecamatan Parigi yang terdiri dari 10 desa, berdasarkan kebutuhan masyarakat yang mendesak.
Adapun output yang diharapkan dari kegiatan ini adalah tersusunnya daftar usulan prioritas pembangunan tahun 2027.
Data ini nantinya akan menjadi bahan penyempurnaan dokumen RKPD Kecamatan Parigi sebelum diajukan ke pemerintah kabupaten Pangandaran.
Dalam kesempatan itu, Camat juga memaparkan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Pangandaran tahun 2027 yang mengusung tema “Akselerasi Perekonomian Berbasis Pariwisata.”
Tema tersebut dijabarkan ke dalam tujuh prioritas daerah, meliputi akselerasi ekonomi berbasis pariwisata dan ekonomi kreatif, pemenuhan standar pelayanan minimal di berbagai sektor, peningkatan daya saing sumber daya manusia, penguatan infrastruktur pendukung pariwisata, reformasi birokrasi berbasis digital, pembangunan sosial budaya yang inklusif, serta penguatan lingkungan hidup dan ketahanan bencana.
Ruhandi berharap seluruh unsur yang hadir dapat memberikan masukan konstruktif agar perencanaan pembangunan benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat Kecamatan Parigi. (Efull)






