Menu

Mode Gelap
Overload, Truk Bermuatan Kayu di Pangandaran Terguling Kecelakaan Mobil Wisatawan asal Tasikmalaya di Pangandaran, 1 Orang MD dan 17 Luka-Luka Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box Ramadan 2026, IJTI Galuh Raya Kembali Gelar Program IJTI Berbagi, Salurkan Bansos bagi Jompo dan Anak Yatim di Ciamis dan Pangandaran Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026

Bisnis

Ribuan Warga di Pangandaran Diduga Jadi Korban Investasi Bodong, Ini Klarifikasi MBA

badge-check


					Ribuan Warga di Pangandaran Diduga Jadi Korban Investasi Bodong, Ini Klarifikasi MBA Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Kepala Sumber Daya Manusia (SDM) MBA Indonesia, Daniel John Yardeley , menyampaikan perkembangan terbaru mengenai proses aktivasi akun kerja dan verifikasi Know Your Customer (KYC) yang tengah berlangsung bagi para karyawan MBA di Indonesia, Selasa 10/2/2026.

Dalam keterangannya, Daniel menjelaskan bahwa batas waktu yang sebelumnya ditetapkan hampir berakhir.

Hingga saat ini, tercatat lebih dari 1,34 juta karyawan telah berhasil mengaktifkan akun kerja mereka dan menyelesaikan proses verifikasi KYC.

Namun demikian, masih terdapat jutaan karyawan lain yang belum dapat menuntaskan proses tersebut.

Menurut laporan yang diterima dari para manajer perekrutan, sejumlah karyawan belum berhasil melakukan aktivasi karena waktu yang diberikan dinilai cukup singkat.

Sebagian karyawan disebut menghadapi keterbatasan dana untuk membayar biaya aktivasi sehingga harus meminta bantuan keluarga maupun teman sebelum bisa menyelesaikan tahapan verifikasi.

Bahwa MBA Indonesia saat ini memiliki lebih dari 3 juta karyawan online, jumlah yang sangat besar.

Pihak perusahaan MBA pun telah menyampaikan kondisi yang dihadapi para karyawan tersebut kepada Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta mengajukan permohonan penambahan waktu, Tutur, Daniel saat penyampain di whatsapp grup MBA, Pangandaran.

“Setelah dilakukan permohonan, BSSN menyetujui untuk memberikan tambahan waktu selama 24 jam kepada kantor cabang MBA di Indonesia agar seluruh karyawan dapat menyelesaikan proses verifikasi KYC,” ujarnya.

Perusahaan, lanjut Daniel, memahami bahwa mayoritas karyawannya berasal dari lapisan masyarakat yang membutuhkan pekerjaan stabil.

Di sisi lain, perusahaan juga membutuhkan dukungan para karyawan untuk menyelesaikan berbagai tugas dan pesanan yang ada.

Ia menegaskan pentingnya menjaga keamanan data siber. Dalam ekosistem bisnis digital yang berkembang pesat, keamanan siber tidak hanya berkaitan dengan operasional perusahaan, tetapi juga berdampak langsung terhadap keamanan ekonomi negara, ketertiban sosial, serta kepercayaan publik.

Daniel mengimbau para karyawan yang belum mengaktifkan akun agar segera memanfaatkan tambahan waktu 24 jam yang telah diberikan.

“Saya berharap semua pihak dapat menggunakan kesempatan terakhir ini untuk menyelesaikan aktivasi akun dan verifikasi KYC, sehingga kita dapat terus bekerja di MBA dan bersama-sama menjaga stabilitas lingkungan siber negara,” kata Daniel.

Bahwa terkait berbagai persoalan yang belakangan dihadapi karyawan, pihaknya akan memberikan penjelasan secara bertahap agar seluruh informasi dapat diterima dengan jelas. (Efull)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelaku Usaha di Pangandaran Protes Kebijakan Parkir, Desak Bupati Lakukan Evaluasi

3 April 2026 - 14:56 WIB

LK2 dan LKK di Kota Banjar, HMI Cetak Kader Pemimpin Responsif dan Kritis

1 April 2026 - 12:08 WIB

Overload, Truk Bermuatan Kayu di Pangandaran Terguling

1 April 2026 - 08:55 WIB

Bapenda Pangandaran Pastikan Standarisasi Harga Watersport

1 April 2026 - 08:15 WIB

‎Disdikpora Pangandaran Minta Sekolah Tolak Menu MBG Tak Layak, Jangan Ragu Lapor dan Diviralkan

31 Maret 2026 - 12:01 WIB

Trending di Daerah