LENSAPRIANGAN.COM – Tim gabungan akhirnya menemukan Muhammad Rizki (20), wisatawan asal Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret arus di Pantai Barat Pangandaran.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin 20 Juli 2026 sekitar pukul 03.50 WIB.
Korban ditemukan di kawasan pesisir Pantai Barat Pangandaran, tepatnya di depan Pos 5.
Penemuan jasad bermula saat seorang warga yang sedang mencari barang rongsokan di sepanjang bibir pantai melihat sesosok tubuh tergeletak di pesisir, kemudian segera melaporkan temuannya kepada petugas.
Kasat Polairud Polres Pangandaran, AKP M. Anang Tri Sodikin membenarkan penemuan tersebut.
Menurutnya, setelah menerima laporan dari warga, tim gabungan yang terdiri dari personel SAR, Polairud, Balawista, TNI, Polri, dan unsur terkait lainnya langsung menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.
“Korban ditemukan sekitar pukul 03.50 WIB di depan Pos 5 Pantai Barat Pangandaran. Awalnya ditemukan oleh warga yang sedang mencari rongsokan di pinggir pantai, kemudian dilaporkan kepada petugas. Setelah itu tim gabungan langsung melakukan evakuasi,” ujar Anang saat di wawancarai wartawan di lokasi, Senin (20/7/2026).
Ia menjelaskan, saat ditemukan kondisi jasad korban sudah berada di bibir pantai atau kawasan pesisir, bukan lagi di tengah laut. Diduga korban terbawa arus dan ombak hingga akhirnya terdampar di pantai.
“Saat ditemukan, jenazah sudah berada di pesisir pantai. Bukan di tengah laut, melainkan sudah terbawa ombak ke pinggir,” katanya.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Muhammad Rizki (20) langsung dibawa ke RSUD Pandega Pangandaran untuk menjalani proses pemeriksaan medis sesuai prosedur.
Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Bandung.
Sebelumnya, Muhammad Rizki (20) dilaporkan hilang setelah terseret arus saat berenang di kawasan Pantai Barat Pangandaran pada Jumat (17/7/2026).
Selama tiga hari, tim gabungan melakukan pencarian melalui jalur laut dan penyisiran sepanjang garis pantai hingga akhirnya korban berhasil ditemukan pada Senin dini hari.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur resmi dinyatakan selesai. (Eful)






