Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Daerah

Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar

badge-check


					Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Menjawab tantangan era digital terhadap tumbuh kembang anak, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran bersama DKM Al-Ikhlas meluncurkan program edukatif bertajuk ULAS (Ulin Anak Syariah) di Dusun Pasirtenjo, Desa Bojong, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran.

Program tersebut digelar untuk mengisi masa liburan sekolah yang berlangsung pada 29 Juni hingga 5 Juli 2026 dengan kegiatan yang menekankan penguatan karakter, aktivitas sosial, dan pembiasaan nilai religius.

Bendahara Umum Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran, Ust. Abdul Muiz Ali Mubarok atau yang akrab disapa Ust. Amam, mengatakan program ULAS dirancang sebagai langkah preventif untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap penggunaan gawai sekaligus mencegah kebiasaan berkendara motor di bawah umur.

“Kegiatan liburan panjang anak sekolah ini kami gagas sebagai langkah antisipasi agar anak-anak terhindar dari kecanduan gadget dan kebiasaan berkendara motor di bawah umur yang sangat berbahaya,” ujar Ust. Amam, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sistem pendampingan dan pengawasan penuh dari panitia selama program berlangsung.

“Selama program berlangsung, anak-anak dipantau dan diawasi penuh oleh panitia selama 24 jam. Kami ingin memberikan pengalaman liburan yang bermanfaat melalui pengenalan berbagai permainan tradisional, mulai dari gatrik, berenang di sungai, pecle, sapintrong, hingga permainan congklak,” katanya.

Tidak hanya berfokus pada aktivitas fisik dan sosial, program ULAS juga memasukkan pembiasaan ibadah sebagai bagian utama pembentukan karakter peserta.

Anak-anak dibimbing untuk menjalankan rutinitas ibadah wajib maupun sunnah secara disiplin, mulai dari salat Duha pada pagi hari, salat Tahajud, hingga mengikuti pengajian rutin setelah Subuh dan pada malam hari.

Program ini turut mendapat dukungan dari Sekolah Alam Pangandaran dan Dumay.

Melalui pendekatan yang memadukan permainan tradisional, pembiasaan ibadah, serta penguatan interaksi sosial, penyelenggara berharap ULAS dapat menjadi salah satu model pendidikan karakter bagi anak-anak di Pangandaran selama masa liburan sekolah.

Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran dan DKM Al-Ikhlas optimistis pendekatan tersebut dapat membantu membentuk generasi muda yang tidak hanya berkembang secara intelektual, tetapi juga memiliki ketahanan spiritual serta tetap terhubung dengan nilai budaya lokal. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kornologis Tiga Wisatawan Terseret Arus di Pantai Barat Pangandaran, Dua Selamat Satu Masih Dicari

18 Juli 2026 - 10:41 WIB

Tiga Wisatawan Terseret Arus di Pantai Barat Pangandaran, Satu Masih Dalam Pencarian

17 Juli 2026 - 21:22 WIB

Dua Penyandang Disabilitas Wakili Polres Pangandaran pada Lomba Melukis

17 Juli 2026 - 17:05 WIB

JPKP Pangandaran Jalin Sinergi dengan Kodim 0625, Siapkan Kolaborasi Program untuk Masyarakat

16 Juli 2026 - 18:19 WIB

Kapolres dan Dandim di Pangandaran Perkuat Soliditas Sinergitas 

14 Juli 2026 - 12:11 WIB

Trending di Daerah