Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Daerah

HEBOH! Warga di Pangandaran Dikagetkan Bola Api Meluncur di Langit

badge-check


					HEBOH! Warga di Pangandaran Dikagetkan Bola Api Meluncur di Langit Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Sejumlah warga di sejumlah daerah di Jawa Barat dikejutkan kemunculan kilatan cahaya berwarna merah menyerupai bola api besar yang meluncur di langit pada Minggu, 5 Oktober 2025, sekitar pukul 18.30 WIB.

Fenomena tersebut terlihat di wilayah Brebes, Cirebon, Majalengka, hingga Kalipucang, Kabupaten Pangandaran.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, kilatan cahaya itu tampak seperti benda asing meluncur cepat dari langit ke arah bumi.

Banyak warga menduga fenomena tersebut adalah meteor jatuh.

Tidak hanya cahaya terang di langit, sejumlah warga di Brebes dan Cirebon pun dikabarkan mendengar suara dentuman keras disertai getaran yang sempat membuat kaca jendela rumah bergetar.

Getaran tersebut membuat sebagian warga panik karena dikira gempa.

Di Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, fenomena serupa turut disaksikan oleh warga setempat.

Kamsidik (33) dan istrinya, Gita Cahyani (28), warga Dusun Karanggondang, Desa Emplak saat dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda motor, mengaku terkejut saat melihat kilatan cahaya meluncur dari langit.

“Saya dan istri sedang di jalan pulang dari arah Emplak, tiba-tiba melihat kilatan cahaya bulat besar seperti bola api di langit.”

“Benda itu meluncur ke bawah, tapi kami tidak tahu jatuhnya di mana. Saking kaget, tubuh saya sampai gemetar,” ungkapnya, Selasa (7/10/2025).

Warga Desa Banjarharja, Kecamatan Kalipucang, Dede Nurlela (35) yang tinggal di dataran tinggi juga mengaku mendengar suara dentuman keras dari arah langit saat duduk di teras rumahnya.

“Saya baru pulang dari kondangan, duduk di teras, lalu tiba-tiba terdengar suara gemuruh seperti petir.”

“Tapi anehnya, langit saat itu cerah dan terang karena bulan sedang purnama,” kata Dede. (Wwn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD ke-130 Kodim Pangandaran Pererat Kebersamaan Lewat Makan Bersama Warga

5 November 2026 - 12:46 WIB

Brigjen TNI Raja Beni Arifin Tinjau Langsung Progres TMMD ke-130 di Pangandaran

4 November 2026 - 19:12 WIB

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Maspuah di Langkaplancar Pangandaran Kini Miliki Rumah Permanen 

4 November 2026 - 16:42 WIB

Solar Subsidi Bersubsidi Diduga untuk Alat Berat di Pangandaran, Pengawasan Jangan Tutup Mata

2 November 2026 - 16:04 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran Perkuat Pondasi Rutilahu Milik Siti di Desa Mekarwangi

2 November 2026 - 13:58 WIB

Trending di Daerah