Menu

Mode Gelap
Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPGĀ  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput BUMDes Masawah Soroti Krisis Sampah di Pantai Madasari, Desak Pemkab Pangandaran Bertindak Tegas Overload, Truk Bermuatan Kayu di Pangandaran Terguling Kecelakaan Mobil Wisatawan asal Tasikmalaya di Pangandaran, 1 Orang MD dan 17 Luka-Luka

Daerah

HEBOH! Warga di Pangandaran Dikagetkan Bola Api Meluncur di Langit

badge-check


					HEBOH! Warga di Pangandaran Dikagetkan Bola Api Meluncur di Langit Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Sejumlah warga di sejumlah daerah di Jawa Barat dikejutkan kemunculan kilatan cahaya berwarna merah menyerupai bola api besar yang meluncur di langit pada Minggu, 5 Oktober 2025, sekitar pukul 18.30 WIB.

Fenomena tersebut terlihat di wilayah Brebes, Cirebon, Majalengka, hingga Kalipucang, Kabupaten Pangandaran.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, kilatan cahaya itu tampak seperti benda asing meluncur cepat dari langit ke arah bumi.

Banyak warga menduga fenomena tersebut adalah meteor jatuh.

Tidak hanya cahaya terang di langit, sejumlah warga di Brebes dan Cirebon pun dikabarkan mendengar suara dentuman keras disertai getaran yang sempat membuat kaca jendela rumah bergetar.

Getaran tersebut membuat sebagian warga panik karena dikira gempa.

Di Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, fenomena serupa turut disaksikan oleh warga setempat.

Kamsidik (33) dan istrinya, Gita Cahyani (28), warga Dusun Karanggondang, Desa Emplak saat dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda motor, mengaku terkejut saat melihat kilatan cahaya meluncur dari langit.

“Saya dan istri sedang di jalan pulang dari arah Emplak, tiba-tiba melihat kilatan cahaya bulat besar seperti bola api di langit.”

“Benda itu meluncur ke bawah, tapi kami tidak tahu jatuhnya di mana. Saking kaget, tubuh saya sampai gemetar,” ungkapnya, Selasa (7/10/2025).

Warga Desa Banjarharja, Kecamatan Kalipucang, Dede Nurlela (35) yang tinggal di dataran tinggi juga mengaku mendengar suara dentuman keras dari arah langit saat duduk di teras rumahnya.

“Saya baru pulang dari kondangan, duduk di teras, lalu tiba-tiba terdengar suara gemuruh seperti petir.”

“Tapi anehnya, langit saat itu cerah dan terang karena bulan sedang purnama,” kata Dede. (Wwn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Disdikpora Pangandaran Evaluasi Program Pendidikan Karakter Melesat, Salat Jumat Tunggu Fatwa MUI

21 April 2026 - 12:09 WIB

Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

18 April 2026 - 16:50 WIB

Muscab PKB di Pangandaran, Siap Hijaukan Bumi Pesisir

18 April 2026 - 14:15 WIB

Nasib Sahril Belasan Tahun Menderita Penyakit Jantung, Disdikpora Pangandaran Beri Semangat

18 April 2026 - 10:37 WIB

Warsun: Jangan Giring Opini, Kunjungan Menhan Adalah Langkah Strategis, Bukan Ancaman Kedaulatan

17 April 2026 - 20:28 WIB

Trending di Headline