Menu

Mode Gelap
Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPGĀ  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput BUMDes Masawah Soroti Krisis Sampah di Pantai Madasari, Desak Pemkab Pangandaran Bertindak Tegas Overload, Truk Bermuatan Kayu di Pangandaran Terguling Kecelakaan Mobil Wisatawan asal Tasikmalaya di Pangandaran, 1 Orang MD dan 17 Luka-Luka

Daerah

BUMDes Masawah Soroti Krisis Sampah di Pantai Madasari, Desak Pemkab Pangandaran Bertindak Tegas

badge-check


					BUMDes Masawah Soroti Krisis Sampah di Pantai Madasari, Desak Pemkab Pangandaran Bertindak Tegas Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Direktur BUMDes Mandiri Masawah akhirnya angkat bicara terkait kondisi sampah yang kian memprihatinkan di kawasan Pantai Madasari.

Dalam pernyataan resminya, ia menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pihak BUMDes.

Direktur BUMDes Mandiri Masawah, Indra permana saputra menyampaikan bahwa selama ini terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat, seolah-olah pengelolaan sampah di kawasan wisata tersebut menjadi tanggung jawab penuh BUMDes.

Padahal, secara kewenangan, pengangkutan dan pengolahan sampah berada di tangan Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui dinas terkait.

ā€œBUMDes hanya bertugas mengelola kawasan wisata, khususnya camping ground. Kami tidak memiliki kewenangan dalam sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh,ā€ tegasnya.

Lebih lanjut, ia menilai kinerja dinas kebersihan di lingkungan Pemkab Pangandaran belum berjalan optimal.

Salah satu persoalan utama adalah tidak konsistennya jadwal pengangkutan sampah. Kondisi ini menyebabkan sampah kerap menumpuk di berbagai titik, terutama saat kunjungan wisatawan meningkat.

ā€œJadwal pengangkutan sering tidak jelas, bahkan kerap terjadi keterlambatan. Ini bukan kejadian baru, tetapi sudah berulang kali terjadi,ā€ ujar Indra saat di komfirmasi melalui telepon, Selasa (7/4/2026)

Selain itu, pihaknya juga menyoroti minimnya kebijakan terintegrasi dari Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran dalam menangani persoalan sampah di kawasan wisata.

Padahal, Pantai Madasari dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan di Pangandaran yang seharusnya mendapatkan perhatian khusus.

BUMDes Mandiri Masawah Indra, mengaku telah beberapa kali mengajukan permohonan kepada pemerintah daerah terkait penambahan armada pengangkut sampah, penyediaan fasilitas pendukung, hingga penerapan sistem pengelolaan sampah terpadu.

Namun hingga saat ini, permintaan tersebut belum mendapat respons konkret.

ā€œKami mempertanyakan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga citra pariwisata. Bagaimana mungkin destinasi wisata terus dipromosikan, tetapi persoalan mendasar seperti sampah tidak ditangani secara serius,ā€ tambahnya.

Dalam pernyataannya, BUMDes Mandiri Masawah menegaskan sejumlah sikap dan tuntutan kepada pemerintah daerah, di antaranya:

Menolak terus-menerus menjadi pihak yang disalahkan atas persoalan di luar kewenangan mereka

Mendesak Pemerintah Kabupaten Pangandaran untuk segera menetapkan jadwal pengangkutan sampah yang pasti dan konsisten meminta penambahan armada serta fasilitas pengelolaan sampah.

Mendorong pembentukan sistem pengelolaan sampah terpadu khusus kawasan wisata.

Menginginkan adanya koordinasi resmi lintas dinas yang jelas dan berkelanjutan

BUMDes Mandiri Masawah menegaskan komitmennya untuk tetap bertanggung jawab dalam pengelolaan area yang menjadi kewenangannya.

Namun demikian, mereka juga menuntut adanya keseriusan dan tanggung jawab yang sama dari pemerintah daerah.

ā€œJika tidak ada langkah konkret, maka persoalan sampah ini akan terus berulang dan berpotensi merusak citra Pantai Madasari sebagai destinasi wisata unggulan,ā€ pungkasnya. (Efull)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

First Aid vs Grim Reaper, Mahasiswa Keperawatan Unpad Pangandaran Dukung Kesiapsiagaan Wisata Menjadi Pariwisata Kelas Dunia

23 Mei 2026 - 16:32 WIB

Mengenang Tragedi Mei 1998 di Rumah Perjuangan 145 Pangandaran

22 Mei 2026 - 19:05 WIB

Galian C Diduga Ilegal di Pangandaran Masih Beroperasi, Timbulkan Kerusakan Lingkungan

21 Mei 2026 - 13:40 WIB

Pemkot Banjar Bersama Kemendes PDTT Salurkan Bansos dan 1.500 Sak Semen untuk Warga

17 Mei 2026 - 12:59 WIB

Bersama Petani, Polres Banjar Panen Jagung Serentak, Dukung Swasembada Pangan Nasional

16 Mei 2026 - 21:09 WIB

Trending di Daerah