Menu

Mode Gelap
Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPGĀ  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput BUMDes Masawah Soroti Krisis Sampah di Pantai Madasari, Desak Pemkab Pangandaran Bertindak Tegas Overload, Truk Bermuatan Kayu di Pangandaran Terguling Kecelakaan Mobil Wisatawan asal Tasikmalaya di Pangandaran, 1 Orang MD dan 17 Luka-Luka

Daerah

Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang

badge-check


					Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Seorang remaja bernama Nur Aliman (18), warga Desa Cisumur, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, nyaris menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal dalam sebuah insiden yang terjadi sekitar pukul 13.00 Wib.

Lokasi terjadinya di sekitar area grand Pangandaran, Minggu (12/4/2026).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari percakapan saksi bernama Defa (12) dan korban, peristiwa itu bermula saat korban tengah berada di jalan bersama rekannya, dengan menggunakan sepeda motor Yamaha RX King. Saat itu, mereka diketahui berboncengan.

Dalam perjalanan, korban menyadari ada pihak yang mencurigakan mengikuti dari belakang dan kemudian langsung menabrak dari belakang.

Menyadari hal tersebut, korban menepi terlebih dahulu arah untuk menghindari situasi yang berpotensi membahayakan.

ā€œDia masih di belakang, terus saya putar balik. Saya sendiri naik motor, kita berdua tapi beda motor,ā€ ungkap Nur Alim, Minggu 12/4/2026.

Tak lama kemudian, situasi berubah menjadi mencekam ketika salah satu pelaku diduga hendak melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.

Namun, upaya pembacokan tersebut berhasil dihindari setelah korban atau rekannya sempat melakukan tangkisan.

ā€œYang mau dibacok itu sempat ditangkis, jadi tidak kena,ā€ ujar Dafa (12), saat di komfirmasi wartawan, Minggu (12/4/2026).

Dalam insiden tersebut, korban mengaku awalnya tidak menyangka pelaku membawa senjata tajam.

Ia mengira hanya akan terjadi pemukulan biasa. Namun ternyata pelaku membawa senjata tajam berukuran kecil, yang diduga sejenis celurit atau pisau.

ā€œSaya kira cuma dipukul, tidak tahu kalau bawa senjata tajam. Senjatanya kecil,ā€ katanya.

Korban juga sempat berupaya menolong rekannya yang menjadi sasaran awal serangan.

Namun, upaya tersebut justru membuat dirinya ikut terancam menjadi korban pembacokan, sehingga ia memilih melarikan diri untuk menyelamatkan diri.

ā€œAwalnya dia dulu yang diserang. Saya mau nolong, tapi malah ikut mau dibacok, akhirnya saya lari,ā€ ungkap, Dafa (12).

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti jumlah pelaku maupun motif dari aksi tersebut. Korban pun dikabarkan akan melapor ke Polisi.(Efful)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Musim Tanam, BPP di Pangandaran Pastikan Stok Pupuk Bersubsidi Aman

11 Mei 2026 - 11:55 WIB

Grand Luxcamp Rice Terrace Pangandaran by Horison Resmi Dibuka, Tawarkan Sensasi Menginap Mewah

10 Mei 2026 - 17:17 WIB

Lagu Ciptaan Narapidana Lapas Ciamis Raih Rekor Indonesia, Jadi Sorotan Pemerintah Pusat

10 Mei 2026 - 15:59 WIB

Sat Kamling, Kapolres Banjar; Warga Garda Terdepan Menjaga Kamtibmas

8 Mei 2026 - 17:33 WIB

Momen Perpisahan Sekda Kusdiana, Disdikpora Pangandaran Datang Koboy Lengkap dengan Kudanya

6 Mei 2026 - 10:23 WIB

Trending di Daerah