Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Daerah

Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang

badge-check


					Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Seorang remaja bernama Nur Aliman (18), warga Desa Cisumur, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, nyaris menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal dalam sebuah insiden yang terjadi sekitar pukul 13.00 Wib.

Lokasi terjadinya di sekitar area grand Pangandaran, Minggu (12/4/2026).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari percakapan saksi bernama Defa (12) dan korban, peristiwa itu bermula saat korban tengah berada di jalan bersama rekannya, dengan menggunakan sepeda motor Yamaha RX King. Saat itu, mereka diketahui berboncengan.

Dalam perjalanan, korban menyadari ada pihak yang mencurigakan mengikuti dari belakang dan kemudian langsung menabrak dari belakang.

Menyadari hal tersebut, korban menepi terlebih dahulu arah untuk menghindari situasi yang berpotensi membahayakan.

“Dia masih di belakang, terus saya putar balik. Saya sendiri naik motor, kita berdua tapi beda motor,” ungkap Nur Alim, Minggu 12/4/2026.

Tak lama kemudian, situasi berubah menjadi mencekam ketika salah satu pelaku diduga hendak melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.

Namun, upaya pembacokan tersebut berhasil dihindari setelah korban atau rekannya sempat melakukan tangkisan.

“Yang mau dibacok itu sempat ditangkis, jadi tidak kena,” ujar Dafa (12), saat di komfirmasi wartawan, Minggu (12/4/2026).

Dalam insiden tersebut, korban mengaku awalnya tidak menyangka pelaku membawa senjata tajam.

Ia mengira hanya akan terjadi pemukulan biasa. Namun ternyata pelaku membawa senjata tajam berukuran kecil, yang diduga sejenis celurit atau pisau.

“Saya kira cuma dipukul, tidak tahu kalau bawa senjata tajam. Senjatanya kecil,” katanya.

Korban juga sempat berupaya menolong rekannya yang menjadi sasaran awal serangan.

Namun, upaya tersebut justru membuat dirinya ikut terancam menjadi korban pembacokan, sehingga ia memilih melarikan diri untuk menyelamatkan diri.

“Awalnya dia dulu yang diserang. Saya mau nolong, tapi malah ikut mau dibacok, akhirnya saya lari,” ungkap, Dafa (12).

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti jumlah pelaku maupun motif dari aksi tersebut. Korban pun dikabarkan akan melapor ke Polisi.(Efful)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati HUT ke-28, IJTI Galuh Raya Tegaskan Komitmen Jaga Marwah Jurnalisme di Tengah Disrupsi Digital

13 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Musim Kemarau Panjang, Warga Padaherang Pangandaran Pasang Papan Peringatan Cegah Kebakaran

10 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Kemeriahan Kapolsek Padaherang Cup di Pangandaran, Perkuat Silaturahmi Dua Kecamatan

9 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Kemarau Picu Krisis Air Bersih, Kapolres Banjar Salurkan 10.000 Liter Air untuk Warga

5 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Pengelola Kebun Durian di Kedungwuluh Pangandaran Sulap Lahan Tidak Produktif ‎

5 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Trending di Bisnis