Menu

Mode Gelap
Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu Aquarium Indonesia Pangandaran Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Pesta Rakyat Bawah Laut Ratusan Anggota PKTMPP di Pangandaran Perkuat Silaturahmi, Siap Pasang Banner di Lahan Garapan Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar

Bisnis

Nikmati Adrenalin Icip-icip Buah Anggur Dari Pohon di Pangandaran 

badge-check


					Poto: pengunjung saat metik anggur langsung dari pohon Perbesar

Poto: pengunjung saat metik anggur langsung dari pohon

LENSAPRIANGAN.COM – Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat terkenal kaya dengan tempat wisatanya.

Bagaimana tidak, Setiap harinya, Objek Wisata di Kabupaten Pangandaran kerap dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Selain pantai Pangandaran, biasanya mereka berkunjung ke pantai Karapyak, pantai Batu Hiu, dan pantai Karang Nini.

Selain itu, pantai Batu Karas, pantai Madasari, Green Canyon dan Citumang menjadi target para wisatawan lokal maupun luar kota.

Namun jangan salah, di wilayah Pangandaran terdapat tempat agro wisata yang menawarkan hasil budidaya petani milenial.

Di antaranya, budidaya anggur impor di Desa Ciganjeng Kecamatan Padaherang.

 

Berangkat dari sekelompok petani, petani milenial ini sukses mengembangkan budidaya anggur impor hingga menjadi tempat agro wisata.

Tentu, bagi wisatawan yang akan berkunjung ke pantai Pangandaran bisa mampir terlebih dahulu di tempat budidaya anggur impor ini.

 

Di tempat ini, para pengunjung bisa melihat, membeli dan memetik buah anggur sendiri langsung dari pohonnya.

Tempatnya cukup strategis serta menawarkan panorama lahan pertanian yang sangat luas.

Saat ini, tidak hanya dikenal di kalangan petani milenial di Jawa Barat saja, akan tetapi tempat tersebut disoroti kementerian pertanian RI.

 

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan RI, Dedi Nursyamsi, mengaku bahwa Pangandaran adalah daerah pariwisata.

“kunjungan wisatawan ke Pangandaran sangat luar biasa. Nah, wisatawan pasti perlu pangan dan perlu juga refreshing,” katanya belum lama ini.

Ia menilai, konsep agrowisata yang dilakukan kelompok Tani Taruna Bayu di Ciganjeng itu sudah mengakomodasi semua.

“Makanya, wisatawan bisa datang ke sini sambil refreshing, sambil metik anggur sendiri. Itu beda loh adrenalinnya, kalau kita beli di pasar dan memetik sendiri,” katanya.

 

Menurutnya, Keuntungan bagi para wisatawan, selain mereka refreshing dan dapat anggur, mereka juga dapat oksigen yang segar.

“Itu yang tidak bisa didapatkan dari tempat lain, oksigen segar itu pasti akan mencuci paru-paru kita. Sehingga, kita akan lebih sehat,” ucap Dedi.

 

Sementara itu, Ketua Tani Milenial, Tahmo Cahyono mengatakan, saat panen anggur cukup banyak wisatawan dari beberapa daerah yang berkunjung.

Seperti Cilacap, Ciamis, Tasikmalaya, hingga Jakarta berkunjung ke kebun anggur miliknya.

“Pelanggan yang beli, mereka bisa icip-icip terlebih dahulu. Kita beri kebebasan untuk icip-icip lah,” katanya.

Ada 10 varian anggur impor di tempatnya. Untuk harganya, semua disamakan yakni Rp 100 ribu per kilogram.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hadiri Pangandaran Air Show 2026, Kapolda Jabar Dorong Sinergi Pengamanan Event Nasional

5 September 2026 - 17:30 WIB

Kapolda Jabar Datang ke Banjar, Soroti Pelayanan Publik dan Apresiasi Kinerja Polres

5 September 2026 - 10:23 WIB

Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

3 September 2026 - 18:27 WIB

PMII Soroti Hibah 30 Hektare Lahan ISBI, SKPD Pangandaran Menjerit, Defisit dan IPM Masih PR

27 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Fraksi PDIP Minta Pemda Pangandaran Kaji Ulang Hibah 30 Hektare untuk ISBI Bandung

27 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Trending di Daerah