Menu

Mode Gelap
Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box Ramadan 2026, IJTI Galuh Raya Kembali Gelar Program IJTI Berbagi, Salurkan Bansos bagi Jompo dan Anak Yatim di Ciamis dan Pangandaran Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga

Daerah

5 partai di Pangandaran Sepakat Seleksi Calon Bupati  

badge-check


					5 partai di Pangandaran Sepakat Seleksi Calon Bupati   Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Koalisi besar yang terdiri dari PKB, PAN, Golkar, Gerindra dan PKS di Kabupaten Pangandaran sepakat akan menyeleksi calon Bupati di Pilkada serentak.

 

Ketua DPC PKB Kabupaten Pangandaran, Otang Tarlian mengatakan, lima partai ini sudah mengerucut pada seleksi calon Bupati Pangandaran.

 

“Dasarnya, kita ambil dari hasil survei. Hasil kesepakatannya, kita ambil tiga calon Bupati teratas yang sebelumnya mendaftar ke 5 partai politik yang berkoalisi itu,” ujar Otang kepada wartawan Kamis (30/5/2024).

Menurut Otang, tiga bakal calon Bupati Pangandaran yang surveinya teratas itu sudah diketahui, pertama Dadang Solihat, kedua Ujang Endin Indrawan dan ketiga Ade Ruminah.

“Nanti, insyaallah hari Minggu kita akan memanggil mereka untuk memaparkan poin-poin apa saja yang kita harus klarifikasi,” ucapnya.

 

Sebenarnya, kata dia, di dalam kesepakatan agak sedikit debat table. Sebab, sebagai Ketua DPC PKB ingin memberikan kesempatan terhadap semua bakal calon yang mendaftar di lima partai tersebut.

 

Sehingga, lanjut dia, semuanya diberikan kesempatan untuk memaparkan apa-apa yang menjadi kesanggupan termasuk kesiapan dan segala macamnya.

 

Menurutnya, persoalan yang krusial saat ini adalah rekomendasi dari partai. Sekalipun, pengurus partai tingkat daerah sudah mewawancarai bakal calon akan tetapi, kuncinya ada di surat rekomendasi.

 

“Sementara, terbentuknya koalisi ini tidak bisa mengintervensi masing – masing partai politik. Karena, partai politik punya mekanisme sendiri – sendiri,” ujarnya.

 

Maka, fungsi koalisi lima partai ini tentu mempersilahkan kepada semua calon untuk mendekati masing-masing partai untuk menyelesaikan rekomendasinya.

 

“Nah, kita kasih waktu dalam jangka waktu tertentu karena kita menghadapi ke KPU secara resmi,” kata Ia.

 

Sementara itu, Sekertaris DPC Partai Gerindra Pangandaran, Idi Supriadi menyebut, yang menjadi tolak ukur sebagai barometer layak menjadi calon Bupati Pangandaran adalah hasil survei.

 

“Hasil survei berakhir di bulan enam (Juni). Setiap partai mulai sekarang sampai bulan enam itu akan melaksanakan survei nasional,” katanya.

 

Hasil survei tersebut, nantinya akan dijadikan sebagai dasar penentu kebijakan menentukan bakal calon Bupati.

 

“Maka, sementara ini belum bisa ditentukan siapa si A si B-nya yang nanti mau didorong dan dianggap layak untuk maju di Pilkada,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sedih! Mau Lebaran, Sepeda Motor Milik Paijan di Pangandaran Diambil Orang

18 Maret 2026 - 15:46 WIB

Coko Run 100 Meter Meriahkan Malam di Banjar, Polres Dorong Energi Positif Generasi Muda

18 Maret 2026 - 11:39 WIB

Kapolres Cek Pospam Operasi Ketupat Lodaya 2026, di Jalur Wisata Pangandaran

17 Maret 2026 - 14:11 WIB

Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Pemkab Pangandaran Siapkan 12 Shuttle Gratis 

17 Maret 2026 - 13:49 WIB

Ram Cek Jelang Lebaran, Petugas Gabungan Periksa Bus Umum di Terminal Pangandaran

16 Maret 2026 - 21:22 WIB

Trending di Daerah