Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Daerah

5 partai di Pangandaran Sepakat Seleksi Calon Bupati  

badge-check


					5 partai di Pangandaran Sepakat Seleksi Calon Bupati   Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Koalisi besar yang terdiri dari PKB, PAN, Golkar, Gerindra dan PKS di Kabupaten Pangandaran sepakat akan menyeleksi calon Bupati di Pilkada serentak.

 

Ketua DPC PKB Kabupaten Pangandaran, Otang Tarlian mengatakan, lima partai ini sudah mengerucut pada seleksi calon Bupati Pangandaran.

 

“Dasarnya, kita ambil dari hasil survei. Hasil kesepakatannya, kita ambil tiga calon Bupati teratas yang sebelumnya mendaftar ke 5 partai politik yang berkoalisi itu,” ujar Otang kepada wartawan Kamis (30/5/2024).

Menurut Otang, tiga bakal calon Bupati Pangandaran yang surveinya teratas itu sudah diketahui, pertama Dadang Solihat, kedua Ujang Endin Indrawan dan ketiga Ade Ruminah.

“Nanti, insyaallah hari Minggu kita akan memanggil mereka untuk memaparkan poin-poin apa saja yang kita harus klarifikasi,” ucapnya.

 

Sebenarnya, kata dia, di dalam kesepakatan agak sedikit debat table. Sebab, sebagai Ketua DPC PKB ingin memberikan kesempatan terhadap semua bakal calon yang mendaftar di lima partai tersebut.

 

Sehingga, lanjut dia, semuanya diberikan kesempatan untuk memaparkan apa-apa yang menjadi kesanggupan termasuk kesiapan dan segala macamnya.

 

Menurutnya, persoalan yang krusial saat ini adalah rekomendasi dari partai. Sekalipun, pengurus partai tingkat daerah sudah mewawancarai bakal calon akan tetapi, kuncinya ada di surat rekomendasi.

 

“Sementara, terbentuknya koalisi ini tidak bisa mengintervensi masing – masing partai politik. Karena, partai politik punya mekanisme sendiri – sendiri,” ujarnya.

 

Maka, fungsi koalisi lima partai ini tentu mempersilahkan kepada semua calon untuk mendekati masing-masing partai untuk menyelesaikan rekomendasinya.

 

“Nah, kita kasih waktu dalam jangka waktu tertentu karena kita menghadapi ke KPU secara resmi,” kata Ia.

 

Sementara itu, Sekertaris DPC Partai Gerindra Pangandaran, Idi Supriadi menyebut, yang menjadi tolak ukur sebagai barometer layak menjadi calon Bupati Pangandaran adalah hasil survei.

 

“Hasil survei berakhir di bulan enam (Juni). Setiap partai mulai sekarang sampai bulan enam itu akan melaksanakan survei nasional,” katanya.

 

Hasil survei tersebut, nantinya akan dijadikan sebagai dasar penentu kebijakan menentukan bakal calon Bupati.

 

“Maka, sementara ini belum bisa ditentukan siapa si A si B-nya yang nanti mau didorong dan dianggap layak untuk maju di Pilkada,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD ke-130 Kodim Pangandaran Pererat Kebersamaan Lewat Makan Bersama Warga

5 November 2026 - 12:46 WIB

Brigjen TNI Raja Beni Arifin Tinjau Langsung Progres TMMD ke-130 di Pangandaran

4 November 2026 - 19:12 WIB

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Maspuah di Langkaplancar Pangandaran Kini Miliki Rumah Permanen 

4 November 2026 - 16:42 WIB

Solar Subsidi Bersubsidi Diduga untuk Alat Berat di Pangandaran, Pengawasan Jangan Tutup Mata

2 November 2026 - 16:04 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran Perkuat Pondasi Rutilahu Milik Siti di Desa Mekarwangi

2 November 2026 - 13:58 WIB

Trending di Daerah