Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

News

70% Lulusan SMKN 1 Kalipucang Terserap di Dunia Kerja 

badge-check


					Poto: Penampakan bangunan SMKN 1 Kalipucang Perbesar

Poto: Penampakan bangunan SMKN 1 Kalipucang

LENSAPRIANGAN.COM – SMKN 1 Kalipucang, Kabupaten Pangandaran memiliki tiga program keahlian, Yakni desain pemodelan dan informasi bangunan (DPIB), desain komunikasi visual (DKV) dan Kuliner.

 

Menurut Kepala Sekolah SMKN 1 Kalipucang, Tina Nurhayati melalui staf Humas, Heri menyebut, Ketiganya sudah bekerjasama dengan perusahaan industri

 

“Sehingga, selepas lulus sekolah untuk mencari pekerjaan bisa lebih mudah,” katanya Senin, (20/5/2024).

 

Menurutnya, peserta didik di tehnik DPIB akan dibekali berbagai keterampilan diantaranya, menggambar dan mendesain bangunan.

 

“Jadi, begitu lulus mereka (peserta didik) sudah mahir,” katanya.

 

Tekhnik lainnya desain komunikasi visual (DKV). Dkv mempelajari tentang teknik vidio graphy dan foto graphy serta desainya seperti desain banner, kemasan dan player.

 

“DKV ini kedepanya menjadi desainer digital. Misalnya poto grafis jadi poto grafer dan vidio grafis jadi kameramen. Termasuk desain baner,” katanya.

 

DKV juga sudah bekerjasama dengan berbagai perusahaan. Sehingga mudah untuk mencari pekerjaan.

 

Senada dengan Tekhnik Kuliner atau tata boga. Tekhnik ini menjadi jurusan unggulan di SMKN 1 Kalipucang.

 

Tekhnik Kuliner mempelajari mengolah masakan dari mulai pemilihan, pengolahan hingga penyajian bahan makanan.

 

“Yang diolahnya itu makanan tradisional, oriental dan internasional. Kita juga sudah kerjasama dengan berbagai perusahaan industri bahkan sudah MoU dengan perusahaan,” kata Heri.

Ia menjelaskan, untuk tahun ini saja peserta didik lulusan SMK Kalipucang sekitar 70% dari Tekhnik kuliner yang sudah terserap di dunia kerja.

“Yang lainya ada yang melanjutkan pendidikan ada juga yang sedang menunggu panggilan,” pungkasnya. (art)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HIPMI Pangandaran Resmi Dipimpin Cinky Priyanto, Siap Bersinergi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

11 Juli 2026 - 15:41 WIB

LBH Ansor Nilai Penanganan Tumpahan Batubara di Pangandaran Lamban, Masyarakat Butuh Tindakan Nyata, Bukan Pencitraan

5 Juli 2026 - 17:49 WIB

Liburan ke Pangandaran Belum Lengkap Tanpa Mampir ke Saung Daun, Kuliner Lezat Harga Bersahabat

5 Juli 2026 - 15:00 WIB

Cegah Penipuan, Wondr by BNI Luncurkan Fitur Otomatis Kunci Aplikasi Saat Ada Telepon Masuk

4 Juli 2026 - 17:30 WIB

Stop Impor BBM Harus Dibangun Lewat Percepatan Kilang, Ketum JPKP Maret Sueken: Ini Soal Harga Diri Bangsa

3 Juli 2026 - 16:15 WIB

Trending di Daerah