Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Daerah

Kiyai Habibudin Turun Gunung Daftar di Pilkada Pangandaran

badge-check


					Poto: kiyai Habibudin saat menyerahkan formulir pendaftaran ke DPD PAN Pangandaran Perbesar

Poto: kiyai Habibudin saat menyerahkan formulir pendaftaran ke DPD PAN Pangandaran

LENSAPRIANGAN.COM – Tokoh masyarakat Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Kiyai Habibudin turun gunung daftar menjadi bakal calon Bupati dan wakil bupati ke partai PAN di Pilkada 2024.

Dengan tegas ia mengatakan, Konsenya ingin memanusiakan manusia di Kabupaten Pangandaran.

 

“Karena, kalau manusia sudah dijadikan manusia, maka dia akan faham dengan apa yang dia miliki,” kata Habib usai penyerahan formulir pendaftaran di DPD PAN Pangandaran Rabu, (8/5/2024).

 

Sebab, dari mulai akal pikiran yang dimiliki yang diberikan dengan sempurna itu maka akan dipergunakan.

 

“Artinya, manusia itu harus sesuai dengan porsinya sebagai manusia,” tandasnya.

 

Semisal, hak masyarakat dan anggota DPRD di Kabupaten Pangandaran yang tidak diberikan.

 

“Kalau tidak diberikan berarti tidak dimanusiakan,” katanya.

 

Tak hanya itu, ia pun merasa miris ketika mengetahui tunjangan RT/RW dan perangkat desa yang tak kunjung dibayar oleh pemda.

 

“Kenapa alasannya tidak dibayarkan? Kalau alasanya kekurangan anggaran, loh, anggaran itu dibuat di dewan,” katanya.

 

Menurutnya, TPAPD itu dibahas secara resmi yang kemudian dirapatkan di DPRD.

 

“Kenapa anggarannya tidak ada. Pemerintah mengetok palu tentu anggaranya sudah ada,” katanya.

 

Ia menambahkan, ketika sudah diketok kemudian anggarannya menjadi tidak ada “memang masalahnya apa?,” ujarnya.

 

Karena dorongan itu, Habib bertekad mengikuti kontestasi di Pilkada Pangandaran dengan dengan konsep memanusiakan manusia.

 

“Artinya, menempatkan orang dalam porsinya masing-masing,” kata dia. (art).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pengelola Kebun Durian di Kedungwuluh Pangandaran Sulap Lahan Tidak Produktif ‎

5 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Grand Palma Pangandaran Rayakan HUT ke-3, Perkuat Konsep Syariah dan Targetkan Ekspansi

31 Juli 2026 - 21:50 WIB

Akhirnya, Tiga Anak Pemulung Asal Bekasi Dapat Perhatian Disdikpora Pangandaran, PGRI, dan BAZNAS

31 Juli 2026 - 18:01 WIB

Antara Guru dan AI: Peran Pendidik Tetap Tak Tergantikan di Era Kecerdasan Artifisial

30 Juli 2026 - 10:07 WIB

Manfaat Aplikasi Pronalin Cek, Bantu Ibu Hamil Kenali Risiko hingga Siapkan Persalinan Lebih Aman

28 Juli 2026 - 16:12 WIB

Trending di Daerah