Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Daerah

Kiyai Habibudin Turun Gunung Daftar di Pilkada Pangandaran

badge-check


					Poto: kiyai Habibudin saat menyerahkan formulir pendaftaran ke DPD PAN Pangandaran Perbesar

Poto: kiyai Habibudin saat menyerahkan formulir pendaftaran ke DPD PAN Pangandaran

LENSAPRIANGAN.COM – Tokoh masyarakat Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Kiyai Habibudin turun gunung daftar menjadi bakal calon Bupati dan wakil bupati ke partai PAN di Pilkada 2024.

Dengan tegas ia mengatakan, Konsenya ingin memanusiakan manusia di Kabupaten Pangandaran.

 

“Karena, kalau manusia sudah dijadikan manusia, maka dia akan faham dengan apa yang dia miliki,” kata Habib usai penyerahan formulir pendaftaran di DPD PAN Pangandaran Rabu, (8/5/2024).

 

Sebab, dari mulai akal pikiran yang dimiliki yang diberikan dengan sempurna itu maka akan dipergunakan.

 

“Artinya, manusia itu harus sesuai dengan porsinya sebagai manusia,” tandasnya.

 

Semisal, hak masyarakat dan anggota DPRD di Kabupaten Pangandaran yang tidak diberikan.

 

“Kalau tidak diberikan berarti tidak dimanusiakan,” katanya.

 

Tak hanya itu, ia pun merasa miris ketika mengetahui tunjangan RT/RW dan perangkat desa yang tak kunjung dibayar oleh pemda.

 

“Kenapa alasannya tidak dibayarkan? Kalau alasanya kekurangan anggaran, loh, anggaran itu dibuat di dewan,” katanya.

 

Menurutnya, TPAPD itu dibahas secara resmi yang kemudian dirapatkan di DPRD.

 

“Kenapa anggarannya tidak ada. Pemerintah mengetok palu tentu anggaranya sudah ada,” katanya.

 

Ia menambahkan, ketika sudah diketok kemudian anggarannya menjadi tidak ada “memang masalahnya apa?,” ujarnya.

 

Karena dorongan itu, Habib bertekad mengikuti kontestasi di Pilkada Pangandaran dengan dengan konsep memanusiakan manusia.

 

“Artinya, menempatkan orang dalam porsinya masing-masing,” kata dia. (art).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD ke-130 Kodim Pangandaran Pererat Kebersamaan Lewat Makan Bersama Warga

5 November 2026 - 12:46 WIB

Brigjen TNI Raja Beni Arifin Tinjau Langsung Progres TMMD ke-130 di Pangandaran

4 November 2026 - 19:12 WIB

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Maspuah di Langkaplancar Pangandaran Kini Miliki Rumah Permanen 

4 November 2026 - 16:42 WIB

Solar Subsidi Bersubsidi Diduga untuk Alat Berat di Pangandaran, Pengawasan Jangan Tutup Mata

2 November 2026 - 16:04 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran Perkuat Pondasi Rutilahu Milik Siti di Desa Mekarwangi

2 November 2026 - 13:58 WIB

Trending di Daerah