Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Daerah

5 partai di Pangandaran Sepakat Seleksi Calon Bupati  

badge-check


					5 partai di Pangandaran Sepakat Seleksi Calon Bupati   Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Koalisi besar yang terdiri dari PKB, PAN, Golkar, Gerindra dan PKS di Kabupaten Pangandaran sepakat akan menyeleksi calon Bupati di Pilkada serentak.

 

Ketua DPC PKB Kabupaten Pangandaran, Otang Tarlian mengatakan, lima partai ini sudah mengerucut pada seleksi calon Bupati Pangandaran.

 

“Dasarnya, kita ambil dari hasil survei. Hasil kesepakatannya, kita ambil tiga calon Bupati teratas yang sebelumnya mendaftar ke 5 partai politik yang berkoalisi itu,” ujar Otang kepada wartawan Kamis (30/5/2024).

Menurut Otang, tiga bakal calon Bupati Pangandaran yang surveinya teratas itu sudah diketahui, pertama Dadang Solihat, kedua Ujang Endin Indrawan dan ketiga Ade Ruminah.

“Nanti, insyaallah hari Minggu kita akan memanggil mereka untuk memaparkan poin-poin apa saja yang kita harus klarifikasi,” ucapnya.

 

Sebenarnya, kata dia, di dalam kesepakatan agak sedikit debat table. Sebab, sebagai Ketua DPC PKB ingin memberikan kesempatan terhadap semua bakal calon yang mendaftar di lima partai tersebut.

 

Sehingga, lanjut dia, semuanya diberikan kesempatan untuk memaparkan apa-apa yang menjadi kesanggupan termasuk kesiapan dan segala macamnya.

 

Menurutnya, persoalan yang krusial saat ini adalah rekomendasi dari partai. Sekalipun, pengurus partai tingkat daerah sudah mewawancarai bakal calon akan tetapi, kuncinya ada di surat rekomendasi.

 

“Sementara, terbentuknya koalisi ini tidak bisa mengintervensi masing – masing partai politik. Karena, partai politik punya mekanisme sendiri – sendiri,” ujarnya.

 

Maka, fungsi koalisi lima partai ini tentu mempersilahkan kepada semua calon untuk mendekati masing-masing partai untuk menyelesaikan rekomendasinya.

 

“Nah, kita kasih waktu dalam jangka waktu tertentu karena kita menghadapi ke KPU secara resmi,” kata Ia.

 

Sementara itu, Sekertaris DPC Partai Gerindra Pangandaran, Idi Supriadi menyebut, yang menjadi tolak ukur sebagai barometer layak menjadi calon Bupati Pangandaran adalah hasil survei.

 

“Hasil survei berakhir di bulan enam (Juni). Setiap partai mulai sekarang sampai bulan enam itu akan melaksanakan survei nasional,” katanya.

 

Hasil survei tersebut, nantinya akan dijadikan sebagai dasar penentu kebijakan menentukan bakal calon Bupati.

 

“Maka, sementara ini belum bisa ditentukan siapa si A si B-nya yang nanti mau didorong dan dianggap layak untuk maju di Pilkada,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Grand Palma Pangandaran Rayakan HUT ke-3, Perkuat Konsep Syariah dan Targetkan Ekspansi

31 Juli 2026 - 21:50 WIB

Akhirnya, Tiga Anak Pemulung Asal Bekasi Dapat Perhatian Disdikpora Pangandaran, PGRI, dan BAZNAS

31 Juli 2026 - 18:01 WIB

Antara Guru dan AI: Peran Pendidik Tetap Tak Tergantikan di Era Kecerdasan Artifisial

30 Juli 2026 - 10:07 WIB

Manfaat Aplikasi Pronalin Cek, Bantu Ibu Hamil Kenali Risiko hingga Siapkan Persalinan Lebih Aman

28 Juli 2026 - 16:12 WIB

Milad ke 51, MUI Pangandaran Soroti Isu Keagamaan Sensitif, Lakukan Identifikasi dan Antisipasi Gesekan

27 Juli 2026 - 14:43 WIB

Trending di Daerah