Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Daerah

Pemkab Pangandaran Berencana Bikin SIHT 

badge-check


					Sosialisasi rencana pembangunan sentra industri hasil tembakau Perbesar

Sosialisasi rencana pembangunan sentra industri hasil tembakau

LENSAPRIANGAN.COM – Pemerintah kabupaten Pangandaran, Jawa Barat berencana akan membangun sentra industri hasil tembakau (SIHT).

Menurut Kepala dinas perdagangan dan koperasi UMKM, Tedi Garnida menyebut, kualitas harga jual tembakau pangandaran jauh diatas rata-rata harga nasional.

“Harga rata-rata nasional Rp 7.000 perkilo, di kita (Pangandaran) sudah Rp 25 – 10 ribu. Tapi ada juga yg Rp 7 ribu,” kata Tedi usai acara sosialisasi SIHT di aula hotel krisna Senin, (4/6/2024).

 

Melihat potensi tersebut, pihaknya harus memberi legalitas bagi para petani tembakau supaya para petani merasa terlindungi.

Pasalnya, tembakau adalah barang terkena cukai yang harus sesuai dengan aturan. Sementara itu, jika mendaftar di OSS untuk mendapatkan NIB harus memiliki gudang yang tidak sembarang.

 

“Nah, kita pemerintah bekerja sama dengan provinsi dan kementerian berusaha untuk membangun sentra industri,” ungkapnya.

Tedi menjelaskan, di gudang sentra tersebut memiliki fasilitas lengkap diantaranya, tempat pengolahan dan penyimpanan.

 

Wakil Bupat pangandaran, Ujang Endin Indrawan menyebut, di wilayah kabupaten Pangandaran memiliki lahan seluas 83 hektare, namun baru 30 hektare yang ditanami tembakau.

 

Ia juga mengakui, kualitas tembakau dari pangandaran sangat bagus dan memiliki cita rasa yang lebih enak.

“Nah untuk strategi pemasaranya, nanti akan dibikin sentra industri. Diharapkan nantinya menjadi tempat penjualan atau pasar di Jawa Barat,” kata dia. (art).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Grand Palma Pangandaran Rayakan HUT ke-3, Perkuat Konsep Syariah dan Targetkan Ekspansi

31 Juli 2026 - 21:50 WIB

Akhirnya, Tiga Anak Pemulung Asal Bekasi Dapat Perhatian Disdikpora Pangandaran, PGRI, dan BAZNAS

31 Juli 2026 - 18:01 WIB

Antara Guru dan AI: Peran Pendidik Tetap Tak Tergantikan di Era Kecerdasan Artifisial

30 Juli 2026 - 10:07 WIB

Manfaat Aplikasi Pronalin Cek, Bantu Ibu Hamil Kenali Risiko hingga Siapkan Persalinan Lebih Aman

28 Juli 2026 - 16:12 WIB

Milad ke 51, MUI Pangandaran Soroti Isu Keagamaan Sensitif, Lakukan Identifikasi dan Antisipasi Gesekan

27 Juli 2026 - 14:43 WIB

Trending di Daerah