Menu

Mode Gelap
Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu Aquarium Indonesia Pangandaran Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Pesta Rakyat Bawah Laut Ratusan Anggota PKTMPP di Pangandaran Perkuat Silaturahmi, Siap Pasang Banner di Lahan Garapan

Daerah

Suami Wafat, Ibu 3 Anak Kembar di Pangandaran Bingung Hidupi Anaknya  

badge-check


					Wakil bupati Pangandaran Ujang Endin menyambangi keluarga Tasiah Perbesar

Wakil bupati Pangandaran Ujang Endin menyambangi keluarga Tasiah

LENSAPRIANGAN.COM – Seorang ibu rumah tangga, Tasiah (36) mengaku bingung menghidupi kelima anaknya yang masih kecil pasca sang suami meninggal dunia beberapa hari lalu.

Terlebih, Tasiah memiliki tiga anak kembar berjenis kelamin perempuan yang usianya belum genap 3 tahun. Usia anak pertamanya baru menginjak 9 tahun dan anak kedua sekitar 4 tahun.

 

“Suami sudah engga ada (meninggal) untuk kedepanya bingung mau gimana lagi,” ucap Tasiah saat ditemui di kediamanya Sabtu, (25/5/2024).

Namun, ia tidak tega bila meninggalkan kelima anaknya untuk bekerja. Mengingat anak-anaknya masil kecil.

 

Tasiah tinggal bersama keluarganya dirumah sederhana di dusun Mekarasih Rt 10/4, Desa Paledah, Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran.

 

Untuk biaya hidup sehari-hari, Tasiah mengandalkan bantuan dari pemerintah.

 

“Setiap tiga bulan sekali ada bantuan Rp 600 ribu melalui kantor pos. Terakhir dapat kemarin mau lebaran,” katanya.

Sebelum meninggal, almarhum suami bekerja sebagai pedagang cilok di Jakarta. Penghasilanya pun tak menentu.

 

“Seminggu sekali suami ngirim Rp 200 – 300 ribu,” ungkapnya.

 

Oleh karena itu, sang suami jarang pulang kerumah. Ia menyebut sekitar 6 bulan bahkan satu tahun sekali pulang ke rumah.

Wakil bupati Pangandaran, Ujang Endin Indrawan mengaku prihatin dengan kondisi keluarga Tasiah.

“Saya turut berduka cita kepada keluarga almarhum, semoga diberi ketabahan” kata Wabup saat bertajiah ke rumah Tasiah.

 

Ia mengatakan, terkait anak-anak Tasiah, dirinya akan membantu di bidang pendidikanya.

“Untuk anak-anak almarhum, saya secara pribadi nanti akan ikut membantu agar mereka bisa menempuh pendidikan sebagaimana mestinya,” katanya.

 

Wabup juga menyebut, secara pribadi akan menjadi pengganti orang tua dari anak-anak almarhum.

“Anak-anak itu kan masih lecil. Ibunya juga tidak bekerja. Insya Alloh Saya akan jadi salah satu anak asuh dari anak-anak,” pungkasnya. (art)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ratusan Pramuka Bersihkan Sampah di Sungai Pangandaran, Popok hingga Botol Plastik Diangkut ke TPA

11 September 2026 - 10:44 WIB

Penyegaran di Tubuh Polres Pangandaran, Wakapolres dan Kasatreskrim Berganti, Sejumlah Personel Demosi

9 September 2026 - 09:04 WIB

Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran

8 September 2026 - 10:35 WIB

Polemik Suplai SPPG Sindangwangi Berakhir Islah, Yayasan dan Karang Taruna Sepakat Berdayakan Warga Lokal

7 September 2026 - 17:24 WIB

Hadiri Pangandaran Air Show 2026, Kapolda Jabar Dorong Sinergi Pengamanan Event Nasional

5 September 2026 - 17:30 WIB

Trending di Daerah