Menu

Mode Gelap
Casabadia Villas & Hotel Pangandaran by Horison Hadirkan Konsep Villa dan Hotel Tropical Lifestyle Budidaya Lobster Modern di Pangandaran Bangkit, Indonesia Berpeluang Kuasai Pasar Global Korban Banjir di Maruyungsari Pangandaran Alami Gejala Sakit, Puskesmas Padaherang Turun ke Lapangan SPPG Kedungwuluh Imbau Sekolah Waspada Dugaan Percobaan Sabotase Pemantapan Profesionalisme, Ratusan Notaris CIBAPA Ikuti Kegiatan Pembinaan di Pangandaran Soal Miras di Pangandaran, Pengusaha malam Sebut Moral Penting Tapi Jangan Abaikan Perut Rakyat

Daerah

Telapak Kaki Terkelupas, Warga di Pangandaran Tetap Kerja demi Sambung Hidup

badge-check


					Telapak Kaki Terkelupas, Warga di Pangandaran Tetap Kerja demi Sambung Hidup Perbesar

Pangandaran,LENSAPriangan – Dengan kondisi daging telapak kaki kirinya terkelupas akibat kecelakaan, Ian Wastian warga Rt 05/03 Dusun Nagrak, Desa Karangsari, Kecamatan Padaherang, Pangandaran, Jawa Barat (Jabar) harus kerja serabutan demi mencukupi kebutuhan keluarga.

“Walaupun luka saya belum sembuh, tapi hidup ini butuh biaya, mau bagaimna lagi, saya harus tetap bekerja untuk keluarga mencari nafkah,” kata ian ditemui saat sedang mengupas kelapa milik tetangganya Minggu, (5/12/2025).

 

Ia menceritakan tentang lukanya tersebut, kala itu dia sedang mengangkut kayu menggunakan mobil berjenis hardtop. Ironisnya, mobil yang dia tunggangi mengalami kecelakaan di wilayah Cigugur Pangandaran pada Juni 2023 lalu.

 

“Ketika di belokan, setirnya tidak bisa dikendalikan, akhirnya mobil terbalik menyender di sisa pohon bekas ditebang. Kaki kiri nyangkut ke besi tralis, daging telapak kaki terkelupas sampai tulangnya kelihatan,” ungkapnya.

 

Meski kejadian sudah setahun lalu, namun lukanya tak kunjung sembuh hingga saat ini. Padahal ia sudah berobat Puskesmas dan ke Rumah Sakit.

“Sebenarnya bekerjapun tidak nyaman, karena kaki saya tidak bisa menapak ke tanah takut lukanya kena sesuatu nanti sakitnya tambah parah,” katanya.

Untuk menyambung hidup, dia bekerja mengupas kelapa milik tetangga dan bekerja kasar lainya. Sementara penghasilnya itu tak menentu.

 

“Kalau lagi ada kelapanya kadang dapat Rp 50 ribu. Lumayan walaupun penghasilannya tidak seberapa tapi bisa untuk menyambung hidup saya bersama keluarga,” ucapnya.

Kondisi ian menjadi perhatian semua pihak, dia berharap ada perhatian khusus dari Pemerintah atau orang yang dermawan untuk biaya hidup, sehingga saya bisa istirahat di rumah untuk menyembuhkan lukanya. (art).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Keceriaan Mahasiswa STISIP BP Kota Banjar Gelar SLKL ke Pemprov DIY

12 Januari 2026 - 17:22 WIB

Antisipasi Kecelakaan, Dishub Pangandaran Percepat Perbaikan PJU di Jalur Nasional

8 Januari 2026 - 19:08 WIB

Yayasan Adlan Sehat Sejahtera Ucapkan Selamat Bertugas Kapolres Pangandaran Lama dan Baru

7 Januari 2026 - 09:40 WIB

Horison Palma Pangandaran Rayakan Tahun Baru 2026 Bernuansa La Cosa Nostra Don Palma

1 Januari 2026 - 13:15 WIB

Tanam Seribu Pohon Picung, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Jaga Mata Air di Pangandaran

29 Desember 2025 - 15:06 WIB

Trending di Daerah