Menu

Mode Gelap
JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu

Daerah

Langgar Aturan, Puluhan Perahu Pesiar di Pangandaran Ditertibkan Petugas

badge-check


					Langgar Aturan, Puluhan Perahu Pesiar di Pangandaran Ditertibkan Petugas Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – 58 perahu pesiar yang terparkir di Pantai Barat Pangandaran diamankan petugas Sapta Pesona, Jumat (21/3/2025).

Tindakan ini dilakukan karena perahu-perahu itu melanggar aturan zonasi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Pangandaran.

Koordinator Jaga Lembur, Ade Sukanda mengatakan, bahwa aturan mengenai zonasi perahu pesiar ini sudah lama diterapkan sejak kepemimpinan Bupati Jeje Wiradinata.

Namun, karena kesibukan berbagai pihak, pengawasan terhadap peraturan ini sempat terabaikan.

“Sebetulnya ini aturan lama, hanya saja karena kesibukan masing-masing jadi kurang terpantau.”

“Hasil rapat koordinasi kemarin, Bupati Pangandaran menginginkan agar saat libur Lebaran nanti, Pantai Pangandaran terlihat lebih tertata dan nyaman bagi wisatawan,” ungkapnya.

Perahu-perahu yang melanggar aturan ini umumnya beroperasi di pos satu dan pos dua Pantai Barat Pangandaran, yang merupakan titik favorit wisatawan.

“Meskipun bulan puasa, pada Sabtu dan Minggu masih banyak wisatawan yang datang ke Pantai Pangandaran, terutama di sekitar pos satu dan dua. Karena itu, banyak perahu pesiar yang bersandar di sana tanpa memperhatikan aturan zonasi,” kata Ade.

Kini, karena bulan puasa banyak operator perahu yang tidak beroperasi, sehingga perahu-perahu tersebut terlihat tidak tertata dengan baik.

“Makanya kami lakukan penertiban. Tidak ada perlawanan dari pemilik perahu karena mereka menyadari bahwa tindakan ini sesuai dengan aturan yang berlaku,” paparnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Doa dan Lilin di Pantai Pangandaran, Solidaritas Jurnalis untuk Lima Rekan yang Hilang di Anak Krakatau

21 September 2026 - 10:22 WIB

Pemdes Limusgede Gelar Pendidikan Jurnalistik, Tingkatkan SDM Perangkat dan Lembaga 

19 September 2026 - 15:34 WIB

Harhubnas 2026 di Nusawiru, Pemkot Banjar Dorong Transportasi yang Mudahkan Mobilitas Warga

19 September 2026 - 15:12 WIB

JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran

19 September 2026 - 10:55 WIB

ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos

17 September 2026 - 18:39 WIB

Trending di Daerah