Menu

Mode Gelap
Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu Aquarium Indonesia Pangandaran Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Pesta Rakyat Bawah Laut Ratusan Anggota PKTMPP di Pangandaran Perkuat Silaturahmi, Siap Pasang Banner di Lahan Garapan Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar

Daerah

Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang

badge-check


					Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Seorang remaja bernama Nur Aliman (18), warga Desa Cisumur, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, nyaris menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal dalam sebuah insiden yang terjadi sekitar pukul 13.00 Wib.

Lokasi terjadinya di sekitar area grand Pangandaran, Minggu (12/4/2026).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari percakapan saksi bernama Defa (12) dan korban, peristiwa itu bermula saat korban tengah berada di jalan bersama rekannya, dengan menggunakan sepeda motor Yamaha RX King. Saat itu, mereka diketahui berboncengan.

Dalam perjalanan, korban menyadari ada pihak yang mencurigakan mengikuti dari belakang dan kemudian langsung menabrak dari belakang.

Menyadari hal tersebut, korban menepi terlebih dahulu arah untuk menghindari situasi yang berpotensi membahayakan.

“Dia masih di belakang, terus saya putar balik. Saya sendiri naik motor, kita berdua tapi beda motor,” ungkap Nur Alim, Minggu 12/4/2026.

Tak lama kemudian, situasi berubah menjadi mencekam ketika salah satu pelaku diduga hendak melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.

Namun, upaya pembacokan tersebut berhasil dihindari setelah korban atau rekannya sempat melakukan tangkisan.

“Yang mau dibacok itu sempat ditangkis, jadi tidak kena,” ujar Dafa (12), saat di komfirmasi wartawan, Minggu (12/4/2026).

Dalam insiden tersebut, korban mengaku awalnya tidak menyangka pelaku membawa senjata tajam.

Ia mengira hanya akan terjadi pemukulan biasa. Namun ternyata pelaku membawa senjata tajam berukuran kecil, yang diduga sejenis celurit atau pisau.

“Saya kira cuma dipukul, tidak tahu kalau bawa senjata tajam. Senjatanya kecil,” katanya.

Korban juga sempat berupaya menolong rekannya yang menjadi sasaran awal serangan.

Namun, upaya tersebut justru membuat dirinya ikut terancam menjadi korban pembacokan, sehingga ia memilih melarikan diri untuk menyelamatkan diri.

“Awalnya dia dulu yang diserang. Saya mau nolong, tapi malah ikut mau dibacok, akhirnya saya lari,” ungkap, Dafa (12).

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti jumlah pelaku maupun motif dari aksi tersebut. Korban pun dikabarkan akan melapor ke Polisi.(Efful)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hadiri Pangandaran Air Show 2026, Kapolda Jabar Dorong Sinergi Pengamanan Event Nasional

5 September 2026 - 17:30 WIB

Kapolda Jabar Datang ke Banjar, Soroti Pelayanan Publik dan Apresiasi Kinerja Polres

5 September 2026 - 10:23 WIB

Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

3 September 2026 - 18:27 WIB

PMII Soroti Hibah 30 Hektare Lahan ISBI, SKPD Pangandaran Menjerit, Defisit dan IPM Masih PR

27 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Fraksi PDIP Minta Pemda Pangandaran Kaji Ulang Hibah 30 Hektare untuk ISBI Bandung

27 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Trending di Daerah