Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Daerah

Dukung Penataan Kawasan Wisata, PLN di Pangandaran akan Tanam Kabel Listrik di Bawah Tanah

badge-check


					Dukung Penataan Kawasan Wisata, PLN di Pangandaran akan Tanam Kabel Listrik di Bawah Tanah Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Upaya mendukung penataan kawasan wisata sekaligus meningkatkan keandalan listrik di Kawasan Wisata Pantai Pangandaran terus dilakukan.

Pihak PLN di Pangandaran berencana melakukan penanaman kabel listrik di bawah tanah di kawasan Pantai Pangandaran.

Program itu direncanakan dikerjakan pada Juli 2026, sebagai langkah mengurangi kabel udara yang dinilai semerawut dan mengganggu estetika destinasi wisata unggulan itu.

Tim Leader Teknik ULP PLN Pangandaran, Imam Sholihin, mengatakan proyek ini tidak hanya berorientasi pada penataan kawasan, tapi juga untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik, khususnya di sepanjang kawasan pantai.

“Untuk keandalan di Pantai Pangandaran, kami akan melakukan perbaikan jaringan hingga ke ujung pantai atau Pos 1 sebelum kawasan cagar alam,” katanya, Kamis (30/4/2026).

Memang, selama ini jaringan listrik di wilayah kawasan pantai Pangandaran masih bersifat radial, sehingga ketika terjadi gangguan, proses pemulihan memerlukan waktu relatif lama. Kondisi itu pernah terjadi dan menjadi bahan evaluasi bagi PLN.

“Dengan sistem yang ada sebelumnya, jika terjadi padam, penanganannya bisa cukup lama. Karena itu, kami ajukan peningkatan jaringan agar lebih andal dan respons pemulihan bisa lebih cepat,” katanya.

Sebagai solusi, PLN akan membangun Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) dengan sistem kabel bawah tanah.

Penarikan kabel direncanakan dimulai dari gardu listrik di kawasan Grand Pangandaran atau Gardu Akustik hingga ke Hotel Horison Grand Palma Pangandaran.

“Tujuannya untuk meningkatkan keandalan sekaligus fleksibilitas jaringan, sehingga jika terjadi gangguan, pemulihan listrik bisa lebih cepat dan durasi padam dapat diminimalkan,” ungkap Imam.

Dari sisi teknis, pekerjaan akan dilakukan dengan penggalian tanah sedalam sekitar satu meter. Sementara untuk panjang jaringan kabel bawah tanah yang akan dibangun mencapai kurang lebih 3,2 kilometer.

Imam menargetkan proses pengerjaan proyek berlangsung setelah dua bulan ini. Selama pelaksanaan, masyarakat dan pelaku wisata diimbau untuk tetap berhati-hati serta mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Grand Palma Pangandaran Rayakan HUT ke-3, Perkuat Konsep Syariah dan Targetkan Ekspansi

31 Juli 2026 - 21:50 WIB

Akhirnya, Tiga Anak Pemulung Asal Bekasi Dapat Perhatian Disdikpora Pangandaran, PGRI, dan BAZNAS

31 Juli 2026 - 18:01 WIB

Antara Guru dan AI: Peran Pendidik Tetap Tak Tergantikan di Era Kecerdasan Artifisial

30 Juli 2026 - 10:07 WIB

Manfaat Aplikasi Pronalin Cek, Bantu Ibu Hamil Kenali Risiko hingga Siapkan Persalinan Lebih Aman

28 Juli 2026 - 16:12 WIB

Milad ke 51, MUI Pangandaran Soroti Isu Keagamaan Sensitif, Lakukan Identifikasi dan Antisipasi Gesekan

27 Juli 2026 - 14:43 WIB

Trending di Daerah