Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Daerah

Dukung Penataan Kawasan Wisata, PLN di Pangandaran akan Tanam Kabel Listrik di Bawah Tanah

badge-check


					Dukung Penataan Kawasan Wisata, PLN di Pangandaran akan Tanam Kabel Listrik di Bawah Tanah Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Upaya mendukung penataan kawasan wisata sekaligus meningkatkan keandalan listrik di Kawasan Wisata Pantai Pangandaran terus dilakukan.

Pihak PLN di Pangandaran berencana melakukan penanaman kabel listrik di bawah tanah di kawasan Pantai Pangandaran.

Program itu direncanakan dikerjakan pada Juli 2026, sebagai langkah mengurangi kabel udara yang dinilai semerawut dan mengganggu estetika destinasi wisata unggulan itu.

Tim Leader Teknik ULP PLN Pangandaran, Imam Sholihin, mengatakan proyek ini tidak hanya berorientasi pada penataan kawasan, tapi juga untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik, khususnya di sepanjang kawasan pantai.

“Untuk keandalan di Pantai Pangandaran, kami akan melakukan perbaikan jaringan hingga ke ujung pantai atau Pos 1 sebelum kawasan cagar alam,” katanya, Kamis (30/4/2026).

Memang, selama ini jaringan listrik di wilayah kawasan pantai Pangandaran masih bersifat radial, sehingga ketika terjadi gangguan, proses pemulihan memerlukan waktu relatif lama. Kondisi itu pernah terjadi dan menjadi bahan evaluasi bagi PLN.

“Dengan sistem yang ada sebelumnya, jika terjadi padam, penanganannya bisa cukup lama. Karena itu, kami ajukan peningkatan jaringan agar lebih andal dan respons pemulihan bisa lebih cepat,” katanya.

Sebagai solusi, PLN akan membangun Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) dengan sistem kabel bawah tanah.

Penarikan kabel direncanakan dimulai dari gardu listrik di kawasan Grand Pangandaran atau Gardu Akustik hingga ke Hotel Horison Grand Palma Pangandaran.

“Tujuannya untuk meningkatkan keandalan sekaligus fleksibilitas jaringan, sehingga jika terjadi gangguan, pemulihan listrik bisa lebih cepat dan durasi padam dapat diminimalkan,” ungkap Imam.

Dari sisi teknis, pekerjaan akan dilakukan dengan penggalian tanah sedalam sekitar satu meter. Sementara untuk panjang jaringan kabel bawah tanah yang akan dibangun mencapai kurang lebih 3,2 kilometer.

Imam menargetkan proses pengerjaan proyek berlangsung setelah dua bulan ini. Selama pelaksanaan, masyarakat dan pelaku wisata diimbau untuk tetap berhati-hati serta mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD ke-130 Kodim Pangandaran Pererat Kebersamaan Lewat Makan Bersama Warga

5 November 2026 - 12:46 WIB

Brigjen TNI Raja Beni Arifin Tinjau Langsung Progres TMMD ke-130 di Pangandaran

4 November 2026 - 19:12 WIB

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Maspuah di Langkaplancar Pangandaran Kini Miliki Rumah Permanen 

4 November 2026 - 16:42 WIB

Solar Subsidi Bersubsidi Diduga untuk Alat Berat di Pangandaran, Pengawasan Jangan Tutup Mata

2 November 2026 - 16:04 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran Perkuat Pondasi Rutilahu Milik Siti di Desa Mekarwangi

2 November 2026 - 13:58 WIB

Trending di Daerah