Menu

Mode Gelap
Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu Aquarium Indonesia Pangandaran Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Pesta Rakyat Bawah Laut Ratusan Anggota PKTMPP di Pangandaran Perkuat Silaturahmi, Siap Pasang Banner di Lahan Garapan Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar

Daerah

Dukung Penataan Kawasan Wisata, PLN di Pangandaran akan Tanam Kabel Listrik di Bawah Tanah

badge-check


					Dukung Penataan Kawasan Wisata, PLN di Pangandaran akan Tanam Kabel Listrik di Bawah Tanah Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Upaya mendukung penataan kawasan wisata sekaligus meningkatkan keandalan listrik di Kawasan Wisata Pantai Pangandaran terus dilakukan.

Pihak PLN di Pangandaran berencana melakukan penanaman kabel listrik di bawah tanah di kawasan Pantai Pangandaran.

Program itu direncanakan dikerjakan pada Juli 2026, sebagai langkah mengurangi kabel udara yang dinilai semerawut dan mengganggu estetika destinasi wisata unggulan itu.

Tim Leader Teknik ULP PLN Pangandaran, Imam Sholihin, mengatakan proyek ini tidak hanya berorientasi pada penataan kawasan, tapi juga untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik, khususnya di sepanjang kawasan pantai.

“Untuk keandalan di Pantai Pangandaran, kami akan melakukan perbaikan jaringan hingga ke ujung pantai atau Pos 1 sebelum kawasan cagar alam,” katanya, Kamis (30/4/2026).

Memang, selama ini jaringan listrik di wilayah kawasan pantai Pangandaran masih bersifat radial, sehingga ketika terjadi gangguan, proses pemulihan memerlukan waktu relatif lama. Kondisi itu pernah terjadi dan menjadi bahan evaluasi bagi PLN.

“Dengan sistem yang ada sebelumnya, jika terjadi padam, penanganannya bisa cukup lama. Karena itu, kami ajukan peningkatan jaringan agar lebih andal dan respons pemulihan bisa lebih cepat,” katanya.

Sebagai solusi, PLN akan membangun Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) dengan sistem kabel bawah tanah.

Penarikan kabel direncanakan dimulai dari gardu listrik di kawasan Grand Pangandaran atau Gardu Akustik hingga ke Hotel Horison Grand Palma Pangandaran.

“Tujuannya untuk meningkatkan keandalan sekaligus fleksibilitas jaringan, sehingga jika terjadi gangguan, pemulihan listrik bisa lebih cepat dan durasi padam dapat diminimalkan,” ungkap Imam.

Dari sisi teknis, pekerjaan akan dilakukan dengan penggalian tanah sedalam sekitar satu meter. Sementara untuk panjang jaringan kabel bawah tanah yang akan dibangun mencapai kurang lebih 3,2 kilometer.

Imam menargetkan proses pengerjaan proyek berlangsung setelah dua bulan ini. Selama pelaksanaan, masyarakat dan pelaku wisata diimbau untuk tetap berhati-hati serta mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hadiri Pangandaran Air Show 2026, Kapolda Jabar Dorong Sinergi Pengamanan Event Nasional

5 September 2026 - 17:30 WIB

Kapolda Jabar Datang ke Banjar, Soroti Pelayanan Publik dan Apresiasi Kinerja Polres

5 September 2026 - 10:23 WIB

Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

3 September 2026 - 18:27 WIB

PMII Soroti Hibah 30 Hektare Lahan ISBI, SKPD Pangandaran Menjerit, Defisit dan IPM Masih PR

27 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Fraksi PDIP Minta Pemda Pangandaran Kaji Ulang Hibah 30 Hektare untuk ISBI Bandung

27 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Trending di Daerah