Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Daerah

Kemarau Picu Krisis Air Bersih, Kapolres Banjar Salurkan 10.000 Liter Air untuk Warga

badge-check


					Kemarau Picu Krisis Air Bersih, Kapolres Banjar Salurkan 10.000 Liter Air untuk Warga Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Kekeringan terus yang melanda sejumlah wilayah di Kota Banjar mulai berdampak pada kebutuhan dasar masyarakat.

Sumur-sumur warga di Dusun Pangasinan, Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, mengering akibat kemarau berkepanjangan.

Menyikapi kondisi tersebut, Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro turun memimpin penyaluran 10.000 liter air bersih kepada warga RT 011 dan RT 012 RW 011, Rabu (5/8/2026).

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung ke dua titik permukiman warga yang mengalami krisis air bersih.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Banjar didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Kepala Desa Binangun, serta unsur Tiga Pilar yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan pemerintah desa.

Sinergi lintas instansi ini menjadi langkah cepat untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat dapat segera terpenuhi.

Sebanyak 10.000 liter air bersih didistribusikan kepada warga yang selama beberapa hari terakhir kesulitan memperoleh pasokan air karena sumur rumah tangga tidak lagi mengeluarkan air.

Bantuan itu dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, mulai dari memasak, minum, hingga keperluan sanitasi.

Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro mengatakan, bantuan air bersih merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau.

Menurutnya, kehadiran Polri harus memberikan manfaat nyata, terutama saat masyarakat menghadapi kondisi darurat.

“Kami tidak ingin masyarakat menghadapi dampak kemarau sendirian. Air bersih merupakan kebutuhan yang sangat mendasar. Untuk itu, kami bersama pemerintah daerah dan unsur Tiga Pilar bergerak cepat agar kebutuhan warga dapat terpenuhi,” ungkapnya.

Tentu, bentuk sinergi tersebut akan terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan bantuan.

“Kami berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan kemanusiaan yang dihadapi warga,” kata Didi. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pengelola Kebun Durian di Kedungwuluh Pangandaran Sulap Lahan Tidak Produktif ‎

5 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Grand Palma Pangandaran Rayakan HUT ke-3, Perkuat Konsep Syariah dan Targetkan Ekspansi

31 Juli 2026 - 21:50 WIB

Akhirnya, Tiga Anak Pemulung Asal Bekasi Dapat Perhatian Disdikpora Pangandaran, PGRI, dan BAZNAS

31 Juli 2026 - 18:01 WIB

Antara Guru dan AI: Peran Pendidik Tetap Tak Tergantikan di Era Kecerdasan Artifisial

30 Juli 2026 - 10:07 WIB

Manfaat Aplikasi Pronalin Cek, Bantu Ibu Hamil Kenali Risiko hingga Siapkan Persalinan Lebih Aman

28 Juli 2026 - 16:12 WIB

Trending di Daerah