Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Daerah

Kemarau Picu Krisis Air Bersih, Kapolres Banjar Salurkan 10.000 Liter Air untuk Warga

badge-check


					Kemarau Picu Krisis Air Bersih, Kapolres Banjar Salurkan 10.000 Liter Air untuk Warga Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Kekeringan terus yang melanda sejumlah wilayah di Kota Banjar mulai berdampak pada kebutuhan dasar masyarakat.

Sumur-sumur warga di Dusun Pangasinan, Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, mengering akibat kemarau berkepanjangan.

Menyikapi kondisi tersebut, Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro turun memimpin penyaluran 10.000 liter air bersih kepada warga RT 011 dan RT 012 RW 011, Rabu (5/8/2026).

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung ke dua titik permukiman warga yang mengalami krisis air bersih.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Banjar didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Kepala Desa Binangun, serta unsur Tiga Pilar yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan pemerintah desa.

Sinergi lintas instansi ini menjadi langkah cepat untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat dapat segera terpenuhi.

Sebanyak 10.000 liter air bersih didistribusikan kepada warga yang selama beberapa hari terakhir kesulitan memperoleh pasokan air karena sumur rumah tangga tidak lagi mengeluarkan air.

Bantuan itu dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, mulai dari memasak, minum, hingga keperluan sanitasi.

Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro mengatakan, bantuan air bersih merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau.

Menurutnya, kehadiran Polri harus memberikan manfaat nyata, terutama saat masyarakat menghadapi kondisi darurat.

“Kami tidak ingin masyarakat menghadapi dampak kemarau sendirian. Air bersih merupakan kebutuhan yang sangat mendasar. Untuk itu, kami bersama pemerintah daerah dan unsur Tiga Pilar bergerak cepat agar kebutuhan warga dapat terpenuhi,” ungkapnya.

Tentu, bentuk sinergi tersebut akan terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan bantuan.

“Kami berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan kemanusiaan yang dihadapi warga,” kata Didi. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD ke-130 Kodim Pangandaran Pererat Kebersamaan Lewat Makan Bersama Warga

5 November 2026 - 12:46 WIB

Brigjen TNI Raja Beni Arifin Tinjau Langsung Progres TMMD ke-130 di Pangandaran

4 November 2026 - 19:12 WIB

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Maspuah di Langkaplancar Pangandaran Kini Miliki Rumah Permanen 

4 November 2026 - 16:42 WIB

Solar Subsidi Bersubsidi Diduga untuk Alat Berat di Pangandaran, Pengawasan Jangan Tutup Mata

2 November 2026 - 16:04 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran Perkuat Pondasi Rutilahu Milik Siti di Desa Mekarwangi

2 November 2026 - 13:58 WIB

Trending di Daerah