LENSAPRIANGAN.COM – Kekeringan terus yang melanda sejumlah wilayah di Kota Banjar mulai berdampak pada kebutuhan dasar masyarakat.
Sumur-sumur warga di Dusun Pangasinan, Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, mengering akibat kemarau berkepanjangan.
Menyikapi kondisi tersebut, Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro turun memimpin penyaluran 10.000 liter air bersih kepada warga RT 011 dan RT 012 RW 011, Rabu (5/8/2026).
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung ke dua titik permukiman warga yang mengalami krisis air bersih.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Banjar didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Kepala Desa Binangun, serta unsur Tiga Pilar yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan pemerintah desa.
Sinergi lintas instansi ini menjadi langkah cepat untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat dapat segera terpenuhi.
Sebanyak 10.000 liter air bersih didistribusikan kepada warga yang selama beberapa hari terakhir kesulitan memperoleh pasokan air karena sumur rumah tangga tidak lagi mengeluarkan air.
Bantuan itu dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, mulai dari memasak, minum, hingga keperluan sanitasi.
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro mengatakan, bantuan air bersih merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau.
Menurutnya, kehadiran Polri harus memberikan manfaat nyata, terutama saat masyarakat menghadapi kondisi darurat.
“Kami tidak ingin masyarakat menghadapi dampak kemarau sendirian. Air bersih merupakan kebutuhan yang sangat mendasar. Untuk itu, kami bersama pemerintah daerah dan unsur Tiga Pilar bergerak cepat agar kebutuhan warga dapat terpenuhi,” ungkapnya.
Tentu, bentuk sinergi tersebut akan terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan bantuan.
“Kami berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan kemanusiaan yang dihadapi warga,” kata Didi. ***






