Menu

Mode Gelap
Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPG  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput BUMDes Masawah Soroti Krisis Sampah di Pantai Madasari, Desak Pemkab Pangandaran Bertindak Tegas Overload, Truk Bermuatan Kayu di Pangandaran Terguling Kecelakaan Mobil Wisatawan asal Tasikmalaya di Pangandaran, 1 Orang MD dan 17 Luka-Luka Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box

Daerah

Jadi Percontohan Nasional, Polda Jabar Sukses Tanam Ribuan Hektare Jagung

badge-check


					Jadi Percontohan Nasional, Polda Jabar Sukses Tanam Ribuan Hektare Jagung Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polda Jabar terus optimalkan penanaman jagung secara masif di berbagai wilayah hukum Jawa Barat.

Hingga 9 April 2026, realisasi penanaman jagung telah mencapai 9.147,02 hektare dari total potensi lahan seluas 21.008 hektare.

Program ini dinilai berhasil menjaga stabilitas pangan sekaligus berpotensi menjadi model nasional.

Kepala Biro SDM Polda Jabar, Kombes Pol Fadly Samad, menegaskan program tersebut merupakan aksi nyata yang melibatkan seluruh elemen, mulai dari kepolisian hingga masyarakat di tingkat desa.

“Kami tidak bekerja sendiri. Ini adalah gerakan massal dan akan terus diperluas karena potensi lahan masih sangat besar,” ujarnya.

Dari sisi hasil, program ini menunjukkan capaian yang signifikan. Sebanyak 3.700,13 ton jagung telah diserap sebagai cadangan pangan pemerintah.

Selain itu, serapan terbesar berasal dari industri pakan ternak yang mencapai 75.066 ton, sehingga mampu menjaga stabilitas harga di tingkat petani.

Didampingi Kabagbinkar Biro SDM Polda Jabar AKBP Condro Sasongko, Kombes Pol Fadly Samad menjelaskan kolaborasi dengan pabrik pakan menjadi faktor penting dalam keberhasilan program tersebut.

Program ini mengusung skema inovatif bertajuk “Keroyok Bareng Rame-Rame” yang diturunkan dalam konsep “1 Desa 1 Hektare”.

Melalui pendekatan ini, masyarakat diajak secara masif untuk memanfaatkan lahan kosong produktif.

Selain itu, pemanfaatan lahan dilakukan melalui skema pinjam manfaat dari Perhutani dan PTPN, sehingga lahan yang kurang produktif dapat dimanfaatkan secara legal dan terstruktur untuk pertanian jagung.

Dalam mendukung keberhasilan program, Polda Jabar juga mengandalkan sinergi pembiayaan dari berbagai sumber, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), Primkoppol, serta Corporate Social Responsibility (CSR) dari mitra perusahaan.

Skema ini dinilai mampu mengatasi kendala permodalan petani.

Polda Jabar berharap program “Keroyok Bareng Rame-Rame” dapat menjadi role model nasional dalam mempercepat terwujudnya ketahanan pangan berkelanjutan, khususnya dalam mendukung swasembada jagung di Indonesia. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang

12 April 2026 - 14:35 WIB

Rakor dan Evaluasi SPPG  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput

11 April 2026 - 15:29 WIB

BUMDes Masawah Soroti Krisis Sampah di Pantai Madasari, Desak Pemkab Pangandaran Bertindak Tegas

7 April 2026 - 18:15 WIB

Oknum Wartawan di Pangandaran Mengaku Polisi, Coreng Marwah Profesi, IJTI – PWI Bereaksi Keras

6 April 2026 - 18:24 WIB

Diduga Ngaku Polisi, Oknum Wartawan di Pangandaran Bikin Resah

6 April 2026 - 17:46 WIB

Trending di Daerah