Menu ✖

Mode Gelap
Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM

Daerah

Diduga Ngaku Polisi, Oknum Wartawan di Pangandaran Bikin Resah

badge-check


					Diduga Ngaku Polisi, Oknum Wartawan di Pangandaran Bikin Resah Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Ulah seorang oknum yang diduga berprofesi sebagai wartawan membuat resah warga di wilayah Pangandaran.

Pasalnya, pria tersebut nekat mengaku sebagai anggota polisi saat berinteraksi dengan sejumlah warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah warga sempat mempercayai pengakuan tersebut.

Hal itu lantaran gaya bicara dan sikap oknum tersebut dinilai meyakinkan, layaknya aparat penegak hukum.

Namun belakangan, identitas pria itu mulai dipertanyakan. Informasi yang beredar menyebut yang bersangkutan bukanlah anggota kepolisian, melainkan diduga seorang wartawan.

Plt. Kasi Humas Polres Pangandaran Aiptu Yusdiana mengatakan, pihaknya sudah menerima informasi terkait kejadian itu dan kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Masih dalam proses penyelidikan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengaku sebagai aparat tanpa identitas yang jelas,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Ia pun menegaskan, masyarakat berhak meminta identitas resmi kepada siapa pun yang mengaku sebagai anggota kepolisian.

Hal tersebut penting untuk menghindari potensi penipuan maupun tindakan yang dapat merugikan warga.

Selain itu, Polisi mengingatkan agar masyarakat segera melapor jika menemukan kejadian serupa.

Peran aktif warga dinilai sangat penting dalam membantu aparat mengungkap kasus-kasus berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Hingga kini, polisi masih mendalami motif di balik aksi oknum tersebut. Termasuk kemungkinan adanya korban atau pihak yang dirugikan akibat ulahnya yang mengaku-ngaku sebagai aparat penegak hukum. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hari Pangan Sedunia 2026, Jamtani Soroti Petani Muda: Lahan Sempit dan Keuntungan Rendah Jadi Penghambat

16 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Kebakaran Hebat Landa Bukit di Karangsari Pangandaran, Lebih 10 Hektare Lahan Terancam

14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Tangani Dampak Kekeringan, Pemkab Pangandaran Siapkan Rp 596 Juta untuk 90 Toren Air

14 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Polemik Anggaran Milangkala ke-14, Miftah Mujahid Desak Pemda Pangandaran Buka Rincian Pembiayaan

12 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Tak Diketahui Penyebabnya, Huller Gabah Padi di Ciganjeng Pangandaran Kebakaran Hebat

12 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Trending di Daerah