Menu

Mode Gelap
Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPGĀ  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput BUMDes Masawah Soroti Krisis Sampah di Pantai Madasari, Desak Pemkab Pangandaran Bertindak Tegas Overload, Truk Bermuatan Kayu di Pangandaran Terguling Kecelakaan Mobil Wisatawan asal Tasikmalaya di Pangandaran, 1 Orang MD dan 17 Luka-Luka

Daerah

Diduga Ngaku Polisi, Oknum Wartawan di Pangandaran Bikin Resah

badge-check


					Diduga Ngaku Polisi, Oknum Wartawan di Pangandaran Bikin Resah Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Ulah seorang oknum yang diduga berprofesi sebagai wartawan membuat resah warga di wilayah Pangandaran.

Pasalnya, pria tersebut nekat mengaku sebagai anggota polisi saat berinteraksi dengan sejumlah warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah warga sempat mempercayai pengakuan tersebut.

Hal itu lantaran gaya bicara dan sikap oknum tersebut dinilai meyakinkan, layaknya aparat penegak hukum.

Namun belakangan, identitas pria itu mulai dipertanyakan. Informasi yang beredar menyebut yang bersangkutan bukanlah anggota kepolisian, melainkan diduga seorang wartawan.

Plt. Kasi Humas Polres Pangandaran Aiptu Yusdiana mengatakan, pihaknya sudah menerima informasi terkait kejadian itu dan kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Masih dalam proses penyelidikan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengaku sebagai aparat tanpa identitas yang jelas,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Ia pun menegaskan, masyarakat berhak meminta identitas resmi kepada siapa pun yang mengaku sebagai anggota kepolisian.

Hal tersebut penting untuk menghindari potensi penipuan maupun tindakan yang dapat merugikan warga.

Selain itu, Polisi mengingatkan agar masyarakat segera melapor jika menemukan kejadian serupa.

Peran aktif warga dinilai sangat penting dalam membantu aparat mengungkap kasus-kasus berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Hingga kini, polisi masih mendalami motif di balik aksi oknum tersebut. Termasuk kemungkinan adanya korban atau pihak yang dirugikan akibat ulahnya yang mengaku-ngaku sebagai aparat penegak hukum. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

First Aid vs Grim Reaper, Mahasiswa Keperawatan Unpad Pangandaran Dukung Kesiapsiagaan Wisata Menjadi Pariwisata Kelas Dunia

23 Mei 2026 - 16:32 WIB

Mengenang Tragedi Mei 1998 di Rumah Perjuangan 145 Pangandaran

22 Mei 2026 - 19:05 WIB

Galian C Diduga Ilegal di Pangandaran Masih Beroperasi, Timbulkan Kerusakan Lingkungan

21 Mei 2026 - 13:40 WIB

Pemkot Banjar Bersama Kemendes PDTT Salurkan Bansos dan 1.500 Sak Semen untuk Warga

17 Mei 2026 - 12:59 WIB

Bersama Petani, Polres Banjar Panen Jagung Serentak, Dukung Swasembada Pangan Nasional

16 Mei 2026 - 21:09 WIB

Trending di Daerah