LENSAPRIANGAN.COM – Ramadan penuh haru bagi Dinem (81), seorang janda lanjut usia warga Blok Sidamulya RT 01/08, Dusun Sidamulya, Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Di usianya yang senja, ia mendapat kado istimewa berupa rumahnya yang rata diterjang angin kencang puting beliung kini kembali berdiri.
Musibah itu terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026 sekitar pukul 13.00 WIB. Angin puting beliung menerjang kawasan tersebut dan menghancurkan rumah kecil milik Dinem.
Bangunan sederhana yang selama ini menjadi tempatnya berteduh luluh lantak, menyisakan pondasi di atas tanah.
Beruntung saat kejadian, Dinem tidak berada di dalam rumah. Namun, kehilangan tempat tinggal tentu menjadi pukulan berat baginya.
Melihat kondisi itu, jajaran kepolisian dari Polres Pangandaran di bawah naungan Polda Jabar bergerak cepat.
Melalui program bedah rumah tidak layak huni yang digagas Kapolda Jawa Barat, rumah Dinem ditetapkan sebagai satu sasaran bantuan.
Pantauan Rabu (4/3/2026) sore, sejumlah anggota kepolisian tampak meninjau proses pembangunan rumah yang kini hampir rampung.
Rumah semi permanen itu dibangun dengan dinding balok kayu dan GRC, serta beratapkan asbes.
Meski sederhana, bangunan tersebut jauh lebih kokoh dan layak huni dibanding sebelumnya.
Di depan rumah barunya, Dinem tak kuasa menyembunyikan rasa syukur. Dengan suara lirih ia menyampaikan terima kasih kepada jajaran kepolisian.
“Alhamdulillah sangat bersyukur. Mudah-mudahan bermanfaat, dan terima kasih kepada bapak polisi,” ungkapnya.
Wakapolres Pangandaran, Kompol Usep Supian, mengatakan, pembangunan rumah tersebut berawal dari musibah angin puting beliung yang terjadi sebulan lalu.
“Rumah ini tersapu angin puting beliung. Dulu habis rata, yang tersisa hanya pondasi bawahnya,” kata Usep.
Di Kabupaten Pangandaran sendiri terdapat tiga rumah warga yang mendapat program bedah rumah. Satu unit berada di Desa Ciganjeng dan dua lainnya di Kecamatan Sidamulih.
Menurutnya, program ini menjadi bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga kurang mampu dan terdampak bencana.
“Ini menjadi berkah Ramadan bagi nenek Dinem di Ciganjeng. Mudah-mudahan bermanfaat,” ungkapnya.
Perwakilan Pemerintah Desa Ciganjeng, Adang, turut menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Ia membenarkan bahwa rumah Dinem sebelumnya hancur akibat angin puting beliung.
“Kami atas nama pemerintah desa mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Polres Pangandaran yang sudah membantu warga kami sehingga kini memiliki rumah yang layak huni,” ungkap Adang. ***






