Menu

Mode Gelap
Polemik Menjual BBM Eceran di Warung, Antara Kebutuhan dan Pelanggaran Aturan Antusiasme Pemuda Menguatkan Aksi Iklim Lewat RYCAM Short Video Contest 2025 Perjalanan Khoenunisa Bantu Nenek Jualan Sate Totok di SDN 2 Kalipucang Pangandaran Casabadia Villas & Hotel Pangandaran by Horison Hadirkan Konsep Villa dan Hotel Tropical Lifestyle Budidaya Lobster Modern di Pangandaran Bangkit, Indonesia Berpeluang Kuasai Pasar Global Korban Banjir di Maruyungsari Pangandaran Alami Gejala Sakit, Puskesmas Padaherang Turun ke Lapangan

Daerah

Keterwakilan Perempuan Pada Kompetisi Panwaslu Kecamatan di Pangandaran Minim 

badge-check


					Kompetensi Panwaslu kecamatan di Kabupaten Pangandaran Perbesar

Kompetensi Panwaslu kecamatan di Kabupaten Pangandaran

LENSAPRIANGAN.COM – Pada kompetisi Panwaslu Kecamatan yang digelar oleh Bawaslu Kabupaten Pangandaran keterwakilan perempuan tergolong minim.

 

Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran Iwan Yudiawan mengatakan, pada kompetisi Panwaslu Kecamatan saat ini keterwakilan perempuan hanya 4 orang.

 

“Keterwakilan perempuan tergolong minim, karena hanya 4 peserta perempuan dan 12 laki-laki,” kata Iwan, Minggu (19/5/2024).

 

Iwan menambahkan, untuk Anggota Panwaslu Kecamatan yang definitif saat ini baru ada 1 orang di Panwaslu Kecamatan Mangunjaya.

 

“Untuk memenuhi kebutuhan 30 persen perempuan Bawaslu Pangandaran membutuhkan 8 orang perempuan lagi di Panwaslu Kecamatan,” tambah Iwan.

 

Iwan menjelaskan, kuota 30 persen keterwakilan perempuan sangat diperlukan dalam Pengawas Pemilu

 

Dijelaskan Iwan, Pemilihan umum adalah salah satu pilar utama demokrasi yang menentukan arah pembangunan dan kebijakan suatu negara.

 

Oleh karena itu, penting bagi proses Pemilu untuk dilaksanakan secara transparan, adil dan representatif.

 

“Salah satu cara untuk memastikan hal ini adalah dengan melibatkan berbagai kelompok masyarakat dalam pengawasan Pemilu, termasuk perempuan,” jelas Iwan.

 

Tujuannya adalah meningkatkan representasi dan kesetaraan gender, dengan adanya keterlibatan perempuan dalam pengawasan Pemilu memastikan bahwa perspektif dan kebutuhan setengah populasi yang selama ini sering terabaikan dapat terakomodir.

 

“Keterwakilan 30 persen perempuan dinilai penting untuk menciptakan lingkungan Pemilu yang inklusif dan adil supaya representasi yang seimbang antara laki-laki dan perempuan juga meningkatkan keadilan dalam proses Pemilu,” tegas Iwan.

 

Berikut peserta calon Panwaslu Kecamatan perempuan yang berkompetisi :

 

Kecamatan Cijulang :

1) Farida Adawiyah

 

Kecamatan Cimerak :

1) Nina Nuraini

Kecamatan Mangunjaya :

1) Cindy Septiani

 

Kecamatan Parigi :

1) Ega Megawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Guru MTs di Padaherang Pangandaran Laporkan MBG Bermasalah

4 Februari 2026 - 14:44 WIB

VIRAL! Guru Mts di Pangandaran Geger ada Ulat Belatung pada Hidangan MBG

4 Februari 2026 - 14:32 WIB

Dukung Program MBG, Petani di Ciganjeng Pangandaran Tanam Sayuran Selada

4 Februari 2026 - 13:37 WIB

Polemik Menjual BBM Eceran di Warung, Antara Kebutuhan dan Pelanggaran Aturan

3 Februari 2026 - 20:31 WIB

Antusiasme Pemuda Menguatkan Aksi Iklim Lewat RYCAM Short Video Contest 2025

3 Februari 2026 - 15:26 WIB

Trending di Bisnis