Menu ✖

Mode Gelap
Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM

Daerah

Keterwakilan Perempuan Pada Kompetisi Panwaslu Kecamatan di Pangandaran Minim 

badge-check


					Kompetensi Panwaslu kecamatan di Kabupaten Pangandaran Perbesar

Kompetensi Panwaslu kecamatan di Kabupaten Pangandaran

LENSAPRIANGAN.COM – Pada kompetisi Panwaslu Kecamatan yang digelar oleh Bawaslu Kabupaten Pangandaran keterwakilan perempuan tergolong minim.

 

Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran Iwan Yudiawan mengatakan, pada kompetisi Panwaslu Kecamatan saat ini keterwakilan perempuan hanya 4 orang.

 

“Keterwakilan perempuan tergolong minim, karena hanya 4 peserta perempuan dan 12 laki-laki,” kata Iwan, Minggu (19/5/2024).

 

Iwan menambahkan, untuk Anggota Panwaslu Kecamatan yang definitif saat ini baru ada 1 orang di Panwaslu Kecamatan Mangunjaya.

 

“Untuk memenuhi kebutuhan 30 persen perempuan Bawaslu Pangandaran membutuhkan 8 orang perempuan lagi di Panwaslu Kecamatan,” tambah Iwan.

 

Iwan menjelaskan, kuota 30 persen keterwakilan perempuan sangat diperlukan dalam Pengawas Pemilu

 

Dijelaskan Iwan, Pemilihan umum adalah salah satu pilar utama demokrasi yang menentukan arah pembangunan dan kebijakan suatu negara.

 

Oleh karena itu, penting bagi proses Pemilu untuk dilaksanakan secara transparan, adil dan representatif.

 

“Salah satu cara untuk memastikan hal ini adalah dengan melibatkan berbagai kelompok masyarakat dalam pengawasan Pemilu, termasuk perempuan,” jelas Iwan.

 

Tujuannya adalah meningkatkan representasi dan kesetaraan gender, dengan adanya keterlibatan perempuan dalam pengawasan Pemilu memastikan bahwa perspektif dan kebutuhan setengah populasi yang selama ini sering terabaikan dapat terakomodir.

 

“Keterwakilan 30 persen perempuan dinilai penting untuk menciptakan lingkungan Pemilu yang inklusif dan adil supaya representasi yang seimbang antara laki-laki dan perempuan juga meningkatkan keadilan dalam proses Pemilu,” tegas Iwan.

 

Berikut peserta calon Panwaslu Kecamatan perempuan yang berkompetisi :

 

Kecamatan Cijulang :

1) Farida Adawiyah

 

Kecamatan Cimerak :

1) Nina Nuraini

Kecamatan Mangunjaya :

1) Cindy Septiani

 

Kecamatan Parigi :

1) Ega Megawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hari Pangan Sedunia 2026, Jamtani Soroti Petani Muda: Lahan Sempit dan Keuntungan Rendah Jadi Penghambat

16 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Kebakaran Hebat Landa Bukit di Karangsari Pangandaran, Lebih 10 Hektare Lahan Terancam

14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Tangani Dampak Kekeringan, Pemkab Pangandaran Siapkan Rp 596 Juta untuk 90 Toren Air

14 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Polemik Anggaran Milangkala ke-14, Miftah Mujahid Desak Pemda Pangandaran Buka Rincian Pembiayaan

12 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Tak Diketahui Penyebabnya, Huller Gabah Padi di Ciganjeng Pangandaran Kebakaran Hebat

12 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Trending di Daerah