Menu

Mode Gelap
Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu Aquarium Indonesia Pangandaran Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Pesta Rakyat Bawah Laut Ratusan Anggota PKTMPP di Pangandaran Perkuat Silaturahmi, Siap Pasang Banner di Lahan Garapan Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar

News

Nasib Sahril Belasan Tahun Menderita Penyakit Jantung, Disdikpora Pangandaran Beri Semangat

badge-check


					Nasib Sahril Belasan Tahun Menderita Penyakit Jantung, Disdikpora Pangandaran Beri Semangat Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Sejak lahir, kehidupan Sahril Nugroho (11) sudah diwarnai perjuangan tidak ringan. Bocah yang kini duduk di bangku kelas 5 SD itu harus bertahan menghadapi penyakit jantung yang dideritanya sejak bayi.

Sahril tinggal bersama kedua orang tuanya di Dusun Bulakbanjar RT 08/03, Desa Banjarharja, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran.

Ibunya, Endang Purwanti (40), masih mengingat jelas kondisi anaknya saat pertama kali dilahirkan.

“Waktu lahir badannya biru semua, detak jantungnya sangat cepat. Sekarang aja itu kaki dan tangannya warna biru,” katanya saat ditengok jajaran Disdikpora Kabupaten Pangandaran, Sabtu (18/4/2026).

Kondisi itu membuat Sahril harus segera mendapatkan penanganan medis. Ia sempat dibawa ke dokter jantung di Banyumas, Jawa Tengah, sebelum akhirnya dirujuk ke Jakarta.

Di Jakarta, dokter mendiagnosis Sahril mengalami kebocoran jantung disertai penyempitan pembuluh. Sejak saat itu, perjalanan panjang pengobatan pun dimulai.

Awalnya, Sahril sudah dijadwalkan menjalani operasi saat usianya masih enam bulan. Namun, keterbatasan ekonomi membuat rencana tersebut terpaksa ditunda.

“Tadinya sudah ada jadwal operasi, tapi karena tidak punya biaya, akhirnya batal. Harus cari uang dulu,” kata Endang.

Operasi baru bisa dilakukan tujuh tahun kemudian, setelah keluarga mengumpulkan biaya yang dibutuhkan. Meski begitu, perjuangan belum berakhir.

Hingga kini, Sahril masih harus rutin menjalani kontrol dan serangkaian pemeriksaan lanjutan, seperti echocardiography, CT scan, hingga pemeriksaan THT sebelum tindakan medis berikutnya.

“Besok juga rencana mau kontrol lagi, CT scan. Operasinya nanti kemungkinan dua kali, karena sebelumnya sudah sekali,” ungkapnya.

Kondisi ekonomi keluarga menjadi tantangan tersendiri. Suami Endang bekerja serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu.

“Kadang ada kerjaan, kadang tidak. Untuk kebutuhan sehari-hari juga kadang cukup, kadang tidak,” ungkap lirihnya.

Namun di tengah keterbatasan, secercah harapan datang. Sejak Sahril bersekolah, bantuan mulai mengalir.

Selain dari program BPJS Kesehatan, dukungan juga datang dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran serta para guru di sekolahnya.

“Alhamdulillah sekarang ada bantuan. Dulu semuanya biaya sendiri,” ungkapnya.

Bantuan itu bermula saat pihak keluarga berkomunikasi dengan guru Sahril mengenai kondisi kesehatannya. Sejak itu, perhatian dan kepedulian terus mengalir.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran, Soleh Supriadi, mengatakan pihaknya bersama para guru sudah beberapa kali memberikan bantuan untuk pengobatan Sahril.

“Para guru secara sukarela urunan membantu biaya pengobatan,” kata Soleh.

Pihak Disdikpora pun terus berkoordinasi dengan organisasi guru untuk memantau perkembangan kesehatan Sahril.

“Tentu ini bentuk empati kita terhadap yang sedang diuji. Kami juga mengapresiasi para guru yang sudah membantu dan menjadi teladan,” paparnya.

Di balik segala keterbatasan, harapan tetap terjaga. Keluarga dan semua pihak yang peduli berharap kondisi Sahril terus membaik, sehingga ia bisa menjalani kehidupan seperti anak-anak lainnya.

“Semoga penyakit Sahril cepat diangkat, tetap semangat, dan bisa segera sehat,” harap Soleh. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hadiri Pangandaran Air Show 2026, Kapolda Jabar Dorong Sinergi Pengamanan Event Nasional

5 September 2026 - 17:30 WIB

Kapolda Jabar Datang ke Banjar, Soroti Pelayanan Publik dan Apresiasi Kinerja Polres

5 September 2026 - 10:23 WIB

Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

3 September 2026 - 18:27 WIB

PMII Soroti Hibah 30 Hektare Lahan ISBI, SKPD Pangandaran Menjerit, Defisit dan IPM Masih PR

27 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Fraksi PDIP Minta Pemda Pangandaran Kaji Ulang Hibah 30 Hektare untuk ISBI Bandung

27 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Trending di Daerah