Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Daerah

Akhirnya, Tiga Anak Pemulung Asal Bekasi Dapat Perhatian Disdikpora Pangandaran, PGRI, dan BAZNAS

badge-check


					Akhirnya, Tiga Anak Pemulung Asal Bekasi Dapat Perhatian Disdikpora Pangandaran, PGRI, dan BAZNAS Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Tiga anak Zakaria (38), seorang pemulung asal Bekasi yang mengais rezeki dari tumpukan sampah di Pangandaran demi menghidupi keluarganya, akhirnya mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Pangandaran.

Melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran, ketiga anak Zakaria dipastikan akan mulai bersekolah pada Senin (3/8/2026).

Mereka masing-masing anak berusia 10 tahun, 6 tahun, dan 4 tahun.

Pantauan di lapangan, Jumat (31/7/2026) siang, perwakilan Disdikpora mendatangi gubuk kontrakan berukuran sekitar 2,5 x 4 meter yang ditempati Zakaria bersama ketiga anaknya.

Setelah berbincang cukup lama, petugas mengajak ketiga anak itu membeli pakaian dan perlengkapan sekolah di Pasar Pananjung.

Wajah ceria tampak menghiasi ketiga anak itu saat memilih perlengkapan sekolah. Mereka juga diajak ke salon untuk memotong rambut agar siap mengikuti kegiatan belajar.

Kepala Disdikpora Kabupaten Pangandaran, Soleh Supriadi, mengatakan pihaknya sudah melakukan pendataan dan koordinasi terkait pendidikan ketiga anak tersebut.

“Anak yang paling kecil sudah cukup usia untuk masuk PAUD, anak laki-laki bisa masuk kelas 1 SD, sedangkan anak perempuan yang paling besar setelah dicek di Dapodik ternyata sudah terdaftar di sekolah di Bekasi dan saat ini seharusnya duduk di kelas 4 SD,” ungkap Soleh.

Ketiganya akan mendapatkan layanan pendidikan di SD Negeri 3 Pangandaran. Kini, Disdikpora pun melengkapi seluruh kebutuhan sekolah mereka, mulai dari seragam, sepatu, tas, buku hingga perlengkapan belajar lainnya.

“Kami juga memohon kepada ayahnya agar anak-anak tidak lagi diajak memulung. Mereka harus fokus bersekolah,” katanya.

Selain itu, Disdikpora bersama PGRI Kabupaten Pangandaran pun membantu uang jajan bagi ketiga anak tersebut selama bersekolah.

“Supaya mereka tidak lagi berpikir mencari uang untuk jajan dari pekerjaan memulung. Alhamdulillah PGRI terus mendukung upaya ini,” ungkapnya.

Tak hanya Disdikpora, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pangandaran juga turun tangan memberikan bantuan kepada keluarga Zakaria.

Staf Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Pangandaran, Asep Aripin, mengatakan bantuan awal diberikan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga tersebut.

“Sebagai langkah awal kami membantu biaya hidup untuk bekal Pak Zakaria dan ketiga anaknya. Ke depan kami bersama dinas terkait akan mencari solusi agar kehidupan keluarga ini bisa lebih baik,” kata Asep.

Sementara itu, Zakaria mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah dan BAZNAS kepada keluarganya.

“Terima kasih banyak kepada bapak dan ibu yang sudah datang membantu kami. Untuk sekarang saya tetap melanjutkan pekerjaan ini sambil mencari pekerjaan lain,” ungkapnya.

Sebelumnya, kisah Zakaria menjadi perhatian setelah diketahui setiap hari memulung sampah dengan penghasilan hanya sekitar Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu per hari.

Dalam bekerja, ia kerap ditemani anak laki-lakinya yang berusia enam tahun, sementara ketiga anaknya belum mengenyam pendidikan dan biasa menunggu di kontrakan kecilnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Grand Palma Pangandaran Rayakan HUT ke-3, Perkuat Konsep Syariah dan Targetkan Ekspansi

31 Juli 2026 - 21:50 WIB

Antara Guru dan AI: Peran Pendidik Tetap Tak Tergantikan di Era Kecerdasan Artifisial

30 Juli 2026 - 10:07 WIB

Manfaat Aplikasi Pronalin Cek, Bantu Ibu Hamil Kenali Risiko hingga Siapkan Persalinan Lebih Aman

28 Juli 2026 - 16:12 WIB

Milad ke 51, MUI Pangandaran Soroti Isu Keagamaan Sensitif, Lakukan Identifikasi dan Antisipasi Gesekan

27 Juli 2026 - 14:43 WIB

Cegah Stunting, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Turun ke Pangandaran Kenalkan Aplikasi Pronalin Cek Kepada Kader

27 Juli 2026 - 12:40 WIB

Trending di Daerah