Menu

Mode Gelap
Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box Ramadan 2026, IJTI Galuh Raya Kembali Gelar Program IJTI Berbagi, Salurkan Bansos bagi Jompo dan Anak Yatim di Ciamis dan Pangandaran Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga

Daerah

Rumah Warga di Padaherang Pangandaran Ambruk Akibat Diguyur Hujan 

badge-check


					Poto: TNI Polri membantu menyingkirkan puing bangunan rumah ambruk milik pak maman di padaherang Perbesar

Poto: TNI Polri membantu menyingkirkan puing bangunan rumah ambruk milik pak maman di padaherang

LENSAPRIANGAN.COM – Rumah Maman, warga Dusun Patinggen 1, RT 12/03 Desa Karangpawitan, Kecamatan Padaherang, Pangandaran, Jawa Barat ambruk.

 

Tagana Kecamatan, Kusnadi mengatakan, Ambruknya rumah tersebut akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Rabu, (1/5/2024) dini hari.

“Awalnya, akibat gempa di Garut. Rumah masih terlihat aman, masih bisa dihuni. Tapi, dini hari tadi hujan dan angin kencang,” ujar Kusnadi,

 

Ia mengaku prihatin. Pasalnya kondisi ekonomi Pak Maman sangat mengkhawatirkan. Terlebih, usianya sudah tua tidak bisa bekerja.

Kusnadi menjelaskan, rumah tersebut dihuni oleh 3 orang. Kondisi bangunan sudah tua dan lapuk.

 

Sebagian kontruksi bangunan kata dia, terbuat dari anyaman bambu (bilik) dan GRC.

Menurutnya, sebelum atap rumahnya ambruk, geger terdengar suara genting berjatuhan di pojok kamar dekat dapur.

“Terus, tidak lama langsung ambruk semua,” ucap Kusnadi.

 

Meski begitu, beruntung pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri, sehingga tidak ada korban.

“Untuk sementara, pak Maman dan istrinya mengungsi di rumah cucunya. Karena rumahnya sudah tidak layak dihuni,” ungkap Kusnadi.

 

Pasca kejadian, sejumlah instansi pemerintah, TNI POLRI dan warga membantu menyingkirkan puing-puing bangunan.

Akibat peristiwa itu, rumah pak Maman mengalami kerusakan cukup parah. Kusnadi menaksir, total kerugian sekitar Rp 20 juta.

“Sementara kalau bantuan itu belum ada. Mungkin nanti dari Dinas sosial atau Kemensos,” katanya. (art).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pastikan Kenyamanan Wisatawan Libur Lebaran, Kapolda Jabar Tinjau Langsung Objek Wisata Pantai Pangandaran 

22 Maret 2026 - 15:50 WIB

Sedih! Mau Lebaran, Sepeda Motor Milik Paijan di Pangandaran Diambil Orang

18 Maret 2026 - 15:46 WIB

Coko Run 100 Meter Meriahkan Malam di Banjar, Polres Dorong Energi Positif Generasi Muda

18 Maret 2026 - 11:39 WIB

Kapolres Cek Pospam Operasi Ketupat Lodaya 2026, di Jalur Wisata Pangandaran

17 Maret 2026 - 14:11 WIB

Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Pemkab Pangandaran Siapkan 12 Shuttle Gratis 

17 Maret 2026 - 13:49 WIB

Trending di Daerah