Menu

Mode Gelap
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPG  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput

Daerah

Rumah Warga di Padaherang Pangandaran Ambruk Akibat Diguyur Hujan 

badge-check


					Poto: TNI Polri membantu menyingkirkan puing bangunan rumah ambruk milik pak maman di padaherang Perbesar

Poto: TNI Polri membantu menyingkirkan puing bangunan rumah ambruk milik pak maman di padaherang

LENSAPRIANGAN.COM – Rumah Maman, warga Dusun Patinggen 1, RT 12/03 Desa Karangpawitan, Kecamatan Padaherang, Pangandaran, Jawa Barat ambruk.

 

Tagana Kecamatan, Kusnadi mengatakan, Ambruknya rumah tersebut akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Rabu, (1/5/2024) dini hari.

“Awalnya, akibat gempa di Garut. Rumah masih terlihat aman, masih bisa dihuni. Tapi, dini hari tadi hujan dan angin kencang,” ujar Kusnadi,

 

Ia mengaku prihatin. Pasalnya kondisi ekonomi Pak Maman sangat mengkhawatirkan. Terlebih, usianya sudah tua tidak bisa bekerja.

Kusnadi menjelaskan, rumah tersebut dihuni oleh 3 orang. Kondisi bangunan sudah tua dan lapuk.

 

Sebagian kontruksi bangunan kata dia, terbuat dari anyaman bambu (bilik) dan GRC.

Menurutnya, sebelum atap rumahnya ambruk, geger terdengar suara genting berjatuhan di pojok kamar dekat dapur.

“Terus, tidak lama langsung ambruk semua,” ucap Kusnadi.

 

Meski begitu, beruntung pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri, sehingga tidak ada korban.

“Untuk sementara, pak Maman dan istrinya mengungsi di rumah cucunya. Karena rumahnya sudah tidak layak dihuni,” ungkap Kusnadi.

 

Pasca kejadian, sejumlah instansi pemerintah, TNI POLRI dan warga membantu menyingkirkan puing-puing bangunan.

Akibat peristiwa itu, rumah pak Maman mengalami kerusakan cukup parah. Kusnadi menaksir, total kerugian sekitar Rp 20 juta.

“Sementara kalau bantuan itu belum ada. Mungkin nanti dari Dinas sosial atau Kemensos,” katanya. (art).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta

20 Juni 2026 - 14:24 WIB

SPPG di Pangandaran Kembali Normal, Operasional Libur Sementara Ikuti Kalender Sekolah

20 Juni 2026 - 14:11 WIB

LBH Ansor Pangandaran Desak Investigasi Tumpahan Batu Bara, Harus Ada Pemulihan dan Penegakan Hukum

19 Juni 2026 - 16:52 WIB

Resmikan Jalan Jembatan Cantilan, Ida Nurlaela Dorong Konektivitas Pangandaran–Tasikmalaya dan Akses Ekonomi Warga

16 Juni 2026 - 14:11 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Banjar Bagikan 150 Paket Sembako untuk Pengemudi Becak

15 Juni 2026 - 19:00 WIB

Trending di Daerah