Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Daerah

Tim Kesehatan di Pangandaran Pastikan Kehigienisan MBG di SPPG Kedungwuluh

badge-check


					Tim Kesehatan di Pangandaran Pastikan Kehigienisan MBG di SPPG Kedungwuluh Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digencarkan pemerintah pusat mendapat perhatian serius dalam hal kehigienisan makanan.

Pihak kesehatan pun memastikan makanan yang disajikan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selalu terjamin kebersihannya, termasuk di SPPG Kedungwuluh, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran.

Bagian Promosi Kesehatan Puskesmas Padaherang, Frizky Hendra Putri, mengaku, pihaknya secara rutin melakukan pengawasan langsung ke lokasi SPPG.

“Kehigienisan MBG di SPPG Kedungwuluh selalu kami kontrol. Sejauh ini sudah sesuai SOP. Kami juga melihat proses memasak, cara packing-nya, dan semuanya baik-baik saja, tidak ada yang menyimpang,” katanya, Senin (10/11/2025).

Selain itu, seluruh relawan atau pegawai SPPG sudah menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap selama proses pengolahan hingga pengemasan makanan.

Menanggapi dugaan adanya kotoran di cangkang telur yang sempat beredar, Frizky menegaskan hal itu kecil kemungkinan terjadi.

“Kemungkinan itu bukan kotoran. Telur sudah melalui proses pencucian, perebusan, dan pengemasan. Secara logika, itu tidak mungkin,” jelasnya.

Dia menyebut, pengawasan dilakukan setiap hari oleh tim Puskesmas Padaherang.

Kemudian di SPPG Kedungwuluh, terdapat pula bank sampel yang menyimpan contoh makanan selama 2×24 jam untuk kebutuhan pemeriksaan bila terjadi sesuatu.

“Sampai saat ini, tidak ada temuan yang aneh atau bermasalah di SPPG Kedungwuluh,” ungkap Frizky.

Sementara Kepala Puskesmas Padaherang, Suryati, menegaskan pihaknya juga terus memantau kegiatan di SPPG melalui laporan harian.

“Kami selalu meminta laporan dari teman-teman di SPPG. Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada hal-hal yang mencurigakan. Kejadian yang beredar itu secara logika tidak masuk akal karena semua makanan sudah melalui beberapa proses,” ungkapnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Manfaat Aplikasi Pronalin Cek, Bantu Ibu Hamil Kenali Risiko hingga Siapkan Persalinan Lebih Aman

28 Juli 2026 - 16:12 WIB

Milad ke 51, MUI Pangandaran Soroti Isu Keagamaan Sensitif, Lakukan Identifikasi dan Antisipasi Gesekan

27 Juli 2026 - 14:43 WIB

Cegah Stunting, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Turun ke Pangandaran Kenalkan Aplikasi Pronalin Cek Kepada Kader

27 Juli 2026 - 12:40 WIB

Wisatawan Asal Bandung yang Terseret Arus di Pantai Pangandaran Ditemukan Meninggal Dunia

20 Juli 2026 - 11:36 WIB

Kornologis Tiga Wisatawan Terseret Arus di Pantai Barat Pangandaran, Dua Selamat Satu Masih Dicari

18 Juli 2026 - 10:41 WIB

Trending di Daerah