Menu

Mode Gelap
JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu

Daerah

Gemakan Politik Sapulidi, Kang Danial Kembalikan Formulir ke Partai Demokrat Kota Banjar Hari Ini

badge-check


					Poto: istimewa Perbesar

Poto: istimewa

LENSAPRIANGAN.COM – Dani Danial Muhklis (Kang Danial) yang dikenal dengan visi progresifnya, resmi mengembalikan formulir penjaringan bakal calon Walikota Banjar ke Partai Demokrat hari ini, Kamis (25/4).

Pantauan, Di sekretariat Partai Demokrat, Kang Danial disambut antusias oleh para pendukung dan anggota partai yang hadir.

Kang Danial, yang didukung oleh Koalisi MADANI (Milenial Dukung Kang Danial), menyatakan langkahnya ini bertujuan memperkuat politik sapulidi.

“Politik sapulidi memungkinkan partai kecil bersatu dalam koalisi yang kuat,” kata Kang Danial. “Kota Banjar memerlukan inovasi dan keberanian untuk perubahan sesuai kebutuhan warga. Melalui politik sapulidi, kita bangun kekuatan politik inklusif dan beragam.”

 

Menurutnya, Visi Kang Danial untuk Kota Banjar yang madani, maju, dan berkelanjutan didasarkan pada filosofi Sunda TRITANGTU, dengan integrasi tiga landasan berpikir pemerintahan, yakni teokrasi, demokrasi, dan biokrasi.

 

Pertama, Teokrasi. Kang Danial berkomitmen menjadikan nilai-nilai ketuhanan dan keagamaan sebagai sumber inspirasi dalam setiap kebijakan pemerintah yang akan diambil.

“Kita perlu mengakui peran penting moralitas dan etika agama dalam membentuk tatanan sosial yang beradab,” ujarnya.

 

Kedua, Demokrasi. Kang Danial meyakini bahwa partisipasi dan kontrol publik dalam segala urusan pemerintahan dengan basis kesetaraan politik sangatlah penting.

“Demokrasi bagi saya bukan hanya tentang pemilihan umum, tapi juga tentang keterlibatan dan pengawasan publik dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan pemerintah,” katanya.

 

Ketiga, Biokrasi. Visi Kang Danial mencakup konsep pembangunan yang berkelanjutan, yang memperhatikan ekosistem kehidupan dan keberlanjutan lingkungan.

“Biokrasi bagi saya adalah memastikan bahwa setiap kebijakan dan tindakan pembangunan memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan, kesejahteraan warga, dan masa depan sumber daya alam yang berkelanjutan dan dapat terus dinikmati generasi mendatang,” pungkasnya.

Dengan penjelasan tersebut, Kang Danial memperlihatkan komitmennya dalam mewujudkan Kota Banjar yang madani, maju, dan berkelanjutan.

Ia menunjukkan visinya yang kuat untuk transformasi ekonomi, politik, sosial, dan budaya dalam jangka panjang. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Doa dan Lilin di Pantai Pangandaran, Solidaritas Jurnalis untuk Lima Rekan yang Hilang di Anak Krakatau

21 September 2026 - 10:22 WIB

Pemdes Limusgede Gelar Pendidikan Jurnalistik, Tingkatkan SDM Perangkat dan Lembaga 

19 September 2026 - 15:34 WIB

Harhubnas 2026 di Nusawiru, Pemkot Banjar Dorong Transportasi yang Mudahkan Mobilitas Warga

19 September 2026 - 15:12 WIB

JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran

19 September 2026 - 10:55 WIB

ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos

17 September 2026 - 18:39 WIB

Trending di Daerah