Menu

Mode Gelap
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPG  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput

Daerah

Bantah Dinasti Maju di Pilkada 2024, Putra Bupati: Atas Izin Masyarakat Pangandaran

badge-check


					Poto: Arief Hikmawan diantar ibu H Ida Nurlaela daftar bacalon bupati Pangandaran ke PDIP Perbesar

Poto: Arief Hikmawan diantar ibu H Ida Nurlaela daftar bacalon bupati Pangandaran ke PDIP

LENSAPRIANGAN.COM – Pilkada 2024, Arief Hikmawan (26) atau putra bupati bungsu Pangandaran resmi mendaftarkan diri ke DPC PDI Perjuangan Pangandaran.

Arief baru lulusan sarjana politik, ia salah satu pendaftar termuda di antara 8 pendaftar bakal calon Bupati Pangandaran di PDI Perjuangan.

 

Setelah mendaftar, banyak warga yang mengatakan kepemipinan di Pangandaran ini adalah sebuah dinasti.

Sebab, Arief adalah putra bungsu Jeje Wiradinata yang berpotensi meneruskan kepimpinannya.

 

Menanggapi ocehan kepimpinan dinasti, Arief membantah pernyataan itu, ia menyebut hanya ingin memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Saya mendaftarkan diri tentu ada indikatornya yaitu atas izin masyarakat. Tentu, indikator itu adalah sebagai kepastian publik dalam memperjuangkan aspirasi,” ujar Arief di ruangan kantor DPC PDIP Pangandaran beberapa hari lalu.

 

Menurutnya, hal tersebut sebagai indikator pertama yang menjadinya memberanikan diri nyalon Bupati daftar ke DPC PDI Perjuangan.

“Ya, meskipun secara keputusan itu berada di DPP. Apakah, indikator survei dan sebagainya memenuhi atau seperti apa, itu diserahkan ke DPP,” katanya.

 

Arief mengklaim, aspirasi yang datang itu berasal dari sejumlah masyarakat dari 10 Kecamatan di Kabupaten Pangandaran.

“Masyarakat, ingin diperjuangkan aspirasinya karena berkaitan dengan kesejahteraan,” ucap Arief.

 

Jika dianggap dinasti di kepemimpinan pemerintahan Kabupaten Pangandaran, justru Ia menanyakan dinasti tersebut dimana.

“Karena, pemilihan itu dilaksanakan secara langsung. Artinya, dipilih langsung oleh masyarakat. Artinya, diuji oleh masyarakat.”

“Kalau dianggap dinasti itu, terkecuali masyarakat tidak dilibatkan secara langsung dalam pemilihan,” ujarnya.

Calon kepala daerah itu, lanjut Ia, tidak dipilih secara langsung. Jika dipilih langsung, itu baru dianggap dinasti.

“Tapi kan, tidak mungkin karena kita negara demokrasi,” kata Arief.

 

Sementara, Ia daftar ke DPC PDI Perjuangan untuk menyalon Bupati Pangandaran itu tentu dikembalikan lagi ke DPP.

“Apakah saya layak atau tidak, indikator itu keputusannya ada di DPP. Justru, PDI membuka ruang kepada siapapun. Dengan gagasan dan sebagainya, itu terbuka dan tidak ada sepeserpun untuk biaya daftar,” ucapnya.

 

Menurutnya, hal tersebut tinggal tergantung masyarakat. Karena, yang penting semua masyarakat berhak untuk memperjuangkan Pangandaran kedepan.

“Tentu, setiap orang punya caranya masing – masing. Tapi, ketika saya punya niat seperti itu (Nyalon ), jangan dipersoalkan. Kecuali jika saya dipilihnya hasil tunjukkan, itu kan baru nepotisme,” kata Arief.

Pada intinya, menurut Arief, pendaftaran sebagai bakal calon Bupati Pangandaran itu tidak menjadi indikator dinasti.

“Karena, kita negara yang demokrasi. Maka, saya buka ruang publik apa saja yang harus disampaikan dan diperjuangkan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta

20 Juni 2026 - 14:24 WIB

SPPG di Pangandaran Kembali Normal, Operasional Libur Sementara Ikuti Kalender Sekolah

20 Juni 2026 - 14:11 WIB

LBH Ansor Pangandaran Desak Investigasi Tumpahan Batu Bara, Harus Ada Pemulihan dan Penegakan Hukum

19 Juni 2026 - 16:52 WIB

Resmikan Jalan Jembatan Cantilan, Ida Nurlaela Dorong Konektivitas Pangandaran–Tasikmalaya dan Akses Ekonomi Warga

16 Juni 2026 - 14:11 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Banjar Bagikan 150 Paket Sembako untuk Pengemudi Becak

15 Juni 2026 - 19:00 WIB

Trending di Daerah