Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Daerah

Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

badge-check


					Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Innalillahi wa innailaihi rojiun. Kabar duka menyelimuti masyarakat di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Seorang tokoh masyarakat yang dikenal luas, H. Dadang Solihat, S.Pd., M.Pd., atau yang akrab disapa Dadang Okta, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Dadang mengembuskan napas terakhirnya di sebuah klinik di wilayah Kondangjajar setelah sebelumnya dikabarkan mengalami gangguan jantung.

Kepergian sosok yang dikenal ramah dan dekat dengan masyarakat ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta masyarakat luas di Pangandaran.

“Ya, dadakan tadi jam 3 meninggal di klinik di Kondangjajar, kang,” ujar Denis, warga yang pernah menjadi ajudannya.

Kabar duka tersebut juga dibenarkan oleh Ketua DPC PKB Kabupaten Pangandaran, Otang Tarlian. Ia menyampaikan, Dadang meninggal dunia akibat penyakit jantung yang dideritanya.

“Ya, meninggal. Tadi penyakit jantung,” singkatnya.

Dadang Okta lahir di Cijulang pada 20 Juli 1973. Ia dikenal sebagai sosok yang memiliki rekam jejak panjang di dunia pemerintahan.

Sebelum terjun ke kontestasi politik, ia pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran.

Pada Pilkada 2024 lalu, Dadang sempat mencalonkan diri sebagai calon Wakil Bupati Pangandaran berpasangan dengan Ujang Endin Indrawan.

Ia diusung oleh sejumlah partai politik, di antaranya PKB dan Gerindra. Meski tidak terpilih, kiprah dan dedikasinya untuk daerah tetap dikenang masyarakat.

Kepergian Dadang terasa begitu mendadak. Banyak warga mengaku tidak menyangka, mengingat sosoknya dikenal aktif, hangat, dan mudah bergaul dengan siapa saja.

“Enggak nyangka, padahal orangnya baik. Umur enggak ada yang tahu,” ujar Nurjaman (33), warga Padaherang dengan nada penuh haru. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Renovasi Dapur Tak Dikerjakan, Warga Padaherang Pangandaran Mengaku Rugi Rp 10 Juta

25 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Momen Puncak Milangkala ke-14 Pangandaran Sepi, Banyak Anggota DPRD Absen

25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Pakai Bus Dishub, Rombongan Bupati Pangandaran Silaturahmi ke Tokoh Presidium Dalam Milangkala ke14

20 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Polres Pangandaran Perkuat Karakter Siswa Lewat Program Polisi Peduli Pendidikan

19 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Bazar UMKM Rumah BUMN Pangandaran Jadi Ajang Promosi Produk Lokal

19 Oktober 2026 - 15:35 WIB

Trending di Bisnis