Menu

Mode Gelap
Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPG  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput BUMDes Masawah Soroti Krisis Sampah di Pantai Madasari, Desak Pemkab Pangandaran Bertindak Tegas Overload, Truk Bermuatan Kayu di Pangandaran Terguling Kecelakaan Mobil Wisatawan asal Tasikmalaya di Pangandaran, 1 Orang MD dan 17 Luka-Luka

Bisnis

Nikmati Adrenalin Icip-icip Buah Anggur Dari Pohon di Pangandaran 

badge-check


					Poto: pengunjung saat metik anggur langsung dari pohon Perbesar

Poto: pengunjung saat metik anggur langsung dari pohon

LENSAPRIANGAN.COM – Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat terkenal kaya dengan tempat wisatanya.

Bagaimana tidak, Setiap harinya, Objek Wisata di Kabupaten Pangandaran kerap dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Selain pantai Pangandaran, biasanya mereka berkunjung ke pantai Karapyak, pantai Batu Hiu, dan pantai Karang Nini.

Selain itu, pantai Batu Karas, pantai Madasari, Green Canyon dan Citumang menjadi target para wisatawan lokal maupun luar kota.

Namun jangan salah, di wilayah Pangandaran terdapat tempat agro wisata yang menawarkan hasil budidaya petani milenial.

Di antaranya, budidaya anggur impor di Desa Ciganjeng Kecamatan Padaherang.

 

Berangkat dari sekelompok petani, petani milenial ini sukses mengembangkan budidaya anggur impor hingga menjadi tempat agro wisata.

Tentu, bagi wisatawan yang akan berkunjung ke pantai Pangandaran bisa mampir terlebih dahulu di tempat budidaya anggur impor ini.

 

Di tempat ini, para pengunjung bisa melihat, membeli dan memetik buah anggur sendiri langsung dari pohonnya.

Tempatnya cukup strategis serta menawarkan panorama lahan pertanian yang sangat luas.

Saat ini, tidak hanya dikenal di kalangan petani milenial di Jawa Barat saja, akan tetapi tempat tersebut disoroti kementerian pertanian RI.

 

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan RI, Dedi Nursyamsi, mengaku bahwa Pangandaran adalah daerah pariwisata.

“kunjungan wisatawan ke Pangandaran sangat luar biasa. Nah, wisatawan pasti perlu pangan dan perlu juga refreshing,” katanya belum lama ini.

Ia menilai, konsep agrowisata yang dilakukan kelompok Tani Taruna Bayu di Ciganjeng itu sudah mengakomodasi semua.

“Makanya, wisatawan bisa datang ke sini sambil refreshing, sambil metik anggur sendiri. Itu beda loh adrenalinnya, kalau kita beli di pasar dan memetik sendiri,” katanya.

 

Menurutnya, Keuntungan bagi para wisatawan, selain mereka refreshing dan dapat anggur, mereka juga dapat oksigen yang segar.

“Itu yang tidak bisa didapatkan dari tempat lain, oksigen segar itu pasti akan mencuci paru-paru kita. Sehingga, kita akan lebih sehat,” ucap Dedi.

 

Sementara itu, Ketua Tani Milenial, Tahmo Cahyono mengatakan, saat panen anggur cukup banyak wisatawan dari beberapa daerah yang berkunjung.

Seperti Cilacap, Ciamis, Tasikmalaya, hingga Jakarta berkunjung ke kebun anggur miliknya.

“Pelanggan yang beli, mereka bisa icip-icip terlebih dahulu. Kita beri kebebasan untuk icip-icip lah,” katanya.

Ada 10 varian anggur impor di tempatnya. Untuk harganya, semua disamakan yakni Rp 100 ribu per kilogram.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Internet Rakyat Siap Penuhi Kebutuhan Akses Cepat 

28 April 2026 - 18:44 WIB

Pasanggiri Mojang Jajaka Pangandaran 2026 Resmi Digelar, Ajang Seleksi Menuju Grand Final

24 April 2026 - 11:06 WIB

Satu Dekade Kebersamaan, Horison Palma Pangandaran Rayakan Anniversary ke-10

23 April 2026 - 21:58 WIB

STISIP BP Banjar Lantik Pengurus Baru DPM, BEM, Himpunan IP dan AB Periode 2025/2026

23 April 2026 - 16:07 WIB

Penguatan Kapasitas, KPID Jabar Gelar Pelatihan Khusus Jurnalis di Priangan Timur

23 April 2026 - 07:41 WIB

Trending di Daerah