Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Headline

AHY Pamer Kesuksesan Jokowi Soal Pertanahan di Forum Bank Dunia

badge-check


					Poto: AHY by kompas Perbesar

Poto: AHY by kompas

LENSAPRIANGAN.COM – Bank Dunia mengundang Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Undangan itu untuk berbagi kisah sukses dalam World Bank Land Conference 2024 di Washington DC, Amerika Serikat.

AHY menceritakan kepemimpinan dan manajemen yang kuat dari Presiden Jokowi sebagai salah satu kunci keberhasilan reforma agraria di Indonesia.

“Sejak awal, Presiden Joko Widodo telah menunjukkan itikad politiknya yang kuat, diikuti oleh kepemimpinan dalam tindakan untuk mendorong pemerintahannya mencapai tujuan-tujuan yang besar,” ujar AHY di depan ratusan peserta dari 81 negara, termasuk 21 pejabat setingkat Menteri, Selasa (14/5/2024).

AHY melanjutkan, komitmen Presiden Jokowi. Menurutnya, jokowi telah menginspirasi pemerintahan daerah untuk mengambil bagian dan berkontribusi atas target ini.

“Juga dukungan yang sangat berarti dari DPR RI, kita dapat bersama-sama menghasilkan instrumen peraturan yang solid serta alokasi anggaran untuk mempercepat program-program ini,” jelasnnya.

Di akhir sesinya, AHY menyatakan, sebelum 2017, setiap tahunnya kementeriannya hanya mendaftarkan tanah sebanyak 500 ribu per tahun.

Sehingga kata dia, Indonesia baru berhasil mendaftarkan tanah hanya berkisar 46 juta bidang tanah.

“Namun, saat ini kita bisa mencapai pendaftaran tanah lebih dari 112 juta bidang tanah dari total target 126 juta bidang tanah. Kami berharap di 2025 seluruh pendaftaran tanah dapat tercapai,” pungkasnya.

Presiden Jokowi mendorong percepatan pemetaan dan pendaftaran tanah agar masyarakat memperoleh kepastian hukum atas lahan yang dimilikinya, demikian pula dengan para investor.

Menurutnya, Reforma agraria ini bertujuan untuk menegakkan keadilan dan menyejahterakan masyarakat.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono menyebut sudah mengantongi banyak pihak yang disasarnya.

Dia mengaku mengantongi puluhan target operasi mafia tanah.

Meski sudah mengantongi puluhan nama mafia tanah, pria yang akrab disapa AHY ini belum mengungkapnya lebih jauh.

Diketahui, memberantas mafia tanah menjadi salah satu pekerjaan rumah (PR) yang menjadi perhatiannya saat ini.

“Kita punya puluhan target operasi ya, saya tidak mungkin bongkar satu per satu,” ujar AHY di Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (3/5/2024).

AHY menjelaskan, perlu strategi khusus dalam memberantas mafia tanah tadi. Salah satunya melalui cara yang mengejutkan para oknum-oknum tersebut.

Dia juga menegaskan, ini jadi bagian ketegasannya dalam membela masyarakat yang dirugikan praktik ilegal di sektor pertanahan.

“Karena itu perlu perlu dadakan juga, surprise juga, tetapi saya meyakinkan bahwa komitmen kami serius sekali untuk bisa gebuk mafia tanah ini karena inilah yang diharapkan oleh masyarakat,” tegas dia.

Praktik mafia tanah, kata dia, kerap menimbulkan keresahan di masyarakat. Bahkan, dampak tersebut tidak mengenal pada masyarakat tertentu. Baik masyarakat bawah maupun masyarakat kelas atas sama-sama menerima dampak buruknya.

Sumber: Liputan 6

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Casabadia Villas Gelar Throwdown Manual Brew, Dorong Kualitas Kedai Kopi Pangandaran

27 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Anggaran Mentok Rp 42 Juta, Hanya 11 dari 21 Atlet Disabilitas dari Pangandaran Bisa Berangkat pada Peparda Jabar VII 

27 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026 Dimulai, Satlantas Polres Pangandaran Turun ke Jalan Raya 

26 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Dermawan Misterius Bagikan Beras dan Uang ke Warga Kurang Mampu di Kalipucang Pangandaran

26 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Renovasi Dapur Tak Dikerjakan, Warga Padaherang Pangandaran Mengaku Rugi Rp 10 Juta

25 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Trending di Daerah