Menu

Mode Gelap
JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu

Headline

Penanganan Sampah di Pantai Pangandaran, IJTI Beri Masukkan Ini!

badge-check


					Penanganan Sampah di Pantai Pangandaran, IJTI Beri Masukkan Ini! Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Jadi persoalan klasik, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pangandaran diminta menyiapkan jalur khusus untuk armada pengangkutan sampah dari kawasan pantai hingga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Hal ini agar armada pengangkut sampah tidak terkendala soal kemacetan saat kunjungan wisatawan dan produksi sampah membludak.

Inovasi tersebut tercetus dari hasil diskusi para Jurnalis yang tergabung dalam Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Galuh Raya Pangandaran yang melakukan liputan di Pantai Pangandaran.

Ketua Sub Korda IJTI Galuh Raya Pangandaran Padna menyebut, setiap musim liburan Pantai Pangandaran menjadi satu destinasi favorit wisatawan di Jawa Barat.

Namun, lonjakan jumlah pengunjung seringkali membawa masalah baru. Satu di antaranya, peningkatan volume sampah yang signifikan.

“Persoalan sampah di objek wisata terutama Pantai Pangandaran ini menjadi persoalan klasik yang hingga kini belum ditemukan solusinya,” katanya, Senin (7/4/2025).

Demi menjaga kelestarian lingkungan dan kenyamanan bersama, tentu penting untuk merancang dan mengimplementasikan jalur evakuasi sampah yang efektif di kawasan pantai. Terutama, saat kunjungan ramai.

“Artinya, Pemda harus menyiapkan jalur khusus untuk pengangkutan sampah dari kawasan pantai hingga ke TPA. Kemudian, tambah atau perbanyak tempat sampah di kawasan pantai. Lalu, rutinkan pengangkutan sampah,” ungkap Padna.

Menurutnya, jalur evakuasi jalan sampah adalah sistem terorganisir yang dirancang untuk mempercepat proses pengumpulan dan pemindahan sampah dari area padat pengunjung menuju titik pengolahan atau TPA.

“Tujuannya, untuk mencegah penumpukan, memperlancar arus pengunjung, dan menjaga kebersihan di area wisata,” paparnya.

Kemudian, penempatan tempat sampah strategis. Tempat sampah harus ditempatkan di titik-titik strategis seperti, dekat warung, tempat duduk umum, jalur keluar-masuk, dan area parkir.

Kunjungan Wisata Pangandaran 337.893, Bupati Citra; Semoga Mencapai Target

Sementara Jurnalis Seputar Pangandaran, Iwan Mulyadi mengatakan, rute pengangkutan sampah dari kawasan pantai ke TPA harus terpisah dari jalur umum wisatawan.

“Pengangkutan sampah perlu memiliki jalur khusus yang tidak mengganggu aktivitas wisatawan. Ini bisa berupa jalan dengan lebar sekitar 3 meter di belakang lapak pedagang pantai dari Cagar Alam Pantai Barat hingga Beach Strip Susi Air. Kemudian masuk ke Kawasan Grand Pangandaran,” ujarnya.

Selain itu, jalur itu dapat menjadi alternatif kendaraan yang tingkat urgensinya tinggi. Contohnya, jalur evakuasi laka laut agar dapat tertangani lebih cepat.

Tak Berizin, Adu Bagong di Cigugur Pangandaran Dibubarkan Petugas

Memang, Iwan menilai, kini Pemda Kabupaten Pangandaran belum maksimal dalam mengelola sampah ini. Padahal, sampah sudah menjadi persoalan klasik.

“Padahal, sejak periode Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, persoalan sampah sudah menjadi bulan bulanan. Tapi, tidak pernah ada solusi dan realisasi dari hasil rencana Pemda,” tegasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Doa dan Lilin di Pantai Pangandaran, Solidaritas Jurnalis untuk Lima Rekan yang Hilang di Anak Krakatau

21 September 2026 - 10:22 WIB

Pemdes Limusgede Gelar Pendidikan Jurnalistik, Tingkatkan SDM Perangkat dan Lembaga 

19 September 2026 - 15:34 WIB

Harhubnas 2026 di Nusawiru, Pemkot Banjar Dorong Transportasi yang Mudahkan Mobilitas Warga

19 September 2026 - 15:12 WIB

JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran

19 September 2026 - 10:55 WIB

ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos

17 September 2026 - 18:39 WIB

Trending di Daerah