Menu

Mode Gelap
KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga Asyik!!! Camat di Pangandaran Panen Raya Jagung Angin Kencang Terjang Kalipucang Pangandaran, 9 Rumah Warga Terdampak Ribuan Warga di Pangandaran Diduga Jadi Korban Investasi Bodong, Ini Klarifikasi MBA

Daerah

HEBOH! Warga di Pangandaran Dikagetkan Bola Api Meluncur di Langit

badge-check


					HEBOH! Warga di Pangandaran Dikagetkan Bola Api Meluncur di Langit Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Sejumlah warga di sejumlah daerah di Jawa Barat dikejutkan kemunculan kilatan cahaya berwarna merah menyerupai bola api besar yang meluncur di langit pada Minggu, 5 Oktober 2025, sekitar pukul 18.30 WIB.

Fenomena tersebut terlihat di wilayah Brebes, Cirebon, Majalengka, hingga Kalipucang, Kabupaten Pangandaran.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, kilatan cahaya itu tampak seperti benda asing meluncur cepat dari langit ke arah bumi.

Banyak warga menduga fenomena tersebut adalah meteor jatuh.

Tidak hanya cahaya terang di langit, sejumlah warga di Brebes dan Cirebon pun dikabarkan mendengar suara dentuman keras disertai getaran yang sempat membuat kaca jendela rumah bergetar.

Getaran tersebut membuat sebagian warga panik karena dikira gempa.

Di Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, fenomena serupa turut disaksikan oleh warga setempat.

Kamsidik (33) dan istrinya, Gita Cahyani (28), warga Dusun Karanggondang, Desa Emplak saat dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda motor, mengaku terkejut saat melihat kilatan cahaya meluncur dari langit.

“Saya dan istri sedang di jalan pulang dari arah Emplak, tiba-tiba melihat kilatan cahaya bulat besar seperti bola api di langit.”

“Benda itu meluncur ke bawah, tapi kami tidak tahu jatuhnya di mana. Saking kaget, tubuh saya sampai gemetar,” ungkapnya, Selasa (7/10/2025).

Warga Desa Banjarharja, Kecamatan Kalipucang, Dede Nurlela (35) yang tinggal di dataran tinggi juga mengaku mendengar suara dentuman keras dari arah langit saat duduk di teras rumahnya.

“Saya baru pulang dari kondangan, duduk di teras, lalu tiba-tiba terdengar suara gemuruh seperti petir.”

“Tapi anehnya, langit saat itu cerah dan terang karena bulan sedang purnama,” kata Dede. (Wwn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Pangandaran Soroti Dugaan Keuntungan dalam Menu MBG, Minta Masyarakat Berani Speak Up

28 Februari 2026 - 17:09 WIB

KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026

27 Februari 2026 - 22:03 WIB

Pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Pangandaran Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

27 Februari 2026 - 14:59 WIB

Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu

26 Februari 2026 - 19:06 WIB

KUA Cimerak Gelar BRUS di SMK Miftahul Ulum, Bentengi Remaja dari Pergaulan Bebas dan Pernikahan Dini

26 Februari 2026 - 15:02 WIB

Trending di Daerah