Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Daerah

Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar

badge-check


					Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Menjawab tantangan era digital terhadap tumbuh kembang anak, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran bersama DKM Al-Ikhlas meluncurkan program edukatif bertajuk ULAS (Ulin Anak Syariah) di Dusun Pasirtenjo, Desa Bojong, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran.

Program tersebut digelar untuk mengisi masa liburan sekolah yang berlangsung pada 29 Juni hingga 5 Juli 2026 dengan kegiatan yang menekankan penguatan karakter, aktivitas sosial, dan pembiasaan nilai religius.

Bendahara Umum Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran, Ust. Abdul Muiz Ali Mubarok atau yang akrab disapa Ust. Amam, mengatakan program ULAS dirancang sebagai langkah preventif untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap penggunaan gawai sekaligus mencegah kebiasaan berkendara motor di bawah umur.

“Kegiatan liburan panjang anak sekolah ini kami gagas sebagai langkah antisipasi agar anak-anak terhindar dari kecanduan gadget dan kebiasaan berkendara motor di bawah umur yang sangat berbahaya,” ujar Ust. Amam, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sistem pendampingan dan pengawasan penuh dari panitia selama program berlangsung.

“Selama program berlangsung, anak-anak dipantau dan diawasi penuh oleh panitia selama 24 jam. Kami ingin memberikan pengalaman liburan yang bermanfaat melalui pengenalan berbagai permainan tradisional, mulai dari gatrik, berenang di sungai, pecle, sapintrong, hingga permainan congklak,” katanya.

Tidak hanya berfokus pada aktivitas fisik dan sosial, program ULAS juga memasukkan pembiasaan ibadah sebagai bagian utama pembentukan karakter peserta.

Anak-anak dibimbing untuk menjalankan rutinitas ibadah wajib maupun sunnah secara disiplin, mulai dari salat Duha pada pagi hari, salat Tahajud, hingga mengikuti pengajian rutin setelah Subuh dan pada malam hari.

Program ini turut mendapat dukungan dari Sekolah Alam Pangandaran dan Dumay.

Melalui pendekatan yang memadukan permainan tradisional, pembiasaan ibadah, serta penguatan interaksi sosial, penyelenggara berharap ULAS dapat menjadi salah satu model pendidikan karakter bagi anak-anak di Pangandaran selama masa liburan sekolah.

Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran dan DKM Al-Ikhlas optimistis pendekatan tersebut dapat membantu membentuk generasi muda yang tidak hanya berkembang secara intelektual, tetapi juga memiliki ketahanan spiritual serta tetap terhubung dengan nilai budaya lokal. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Renovasi Dapur Tak Dikerjakan, Warga Padaherang Pangandaran Mengaku Rugi Rp 10 Juta

25 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Momen Puncak Milangkala ke-14 Pangandaran Sepi, Banyak Anggota DPRD Absen

25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Pakai Bus Dishub, Rombongan Bupati Pangandaran Silaturahmi ke Tokoh Presidium Dalam Milangkala ke14

20 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Polres Pangandaran Perkuat Karakter Siswa Lewat Program Polisi Peduli Pendidikan

19 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Bazar UMKM Rumah BUMN Pangandaran Jadi Ajang Promosi Produk Lokal

19 Oktober 2026 - 15:35 WIB

Trending di Bisnis