Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Daerah

Musim Kemarau Panjang, Warga Padaherang Pangandaran Pasang Papan Peringatan Cegah Kebakaran

badge-check


					Musim Kemarau Panjang, Warga Padaherang Pangandaran Pasang Papan Peringatan Cegah Kebakaran Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Musim kemarau panjang mulai meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Rumput dan semak yang mengering, terutama di kawasan kebun dan pegunungan, tentu mudah terbakar jika terkena sumber api.

Kini, kondisi itu mendorong sejumlah warga untuk meningkatkan kewaspadaan.

Satu di antaranya dilakukan Sarnyu Sunarya, tokoh masyarakat sekaligus Ketua BPD dan Ketua Kelompok Tani Hutan Hegarsari 2 di Dusun Sapu Angin, Desa Karangsari, Kecamatan Padaherang.

Pada Senin (10/8/2026) menjelang siang, Sarnyu memasang sejumlah papan imbauan di beberapa titik di wilayah Dusun Sapu Angin.

Papan bertuliskan “STOP DAN CEGAH KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN” itu sebagai bentuk peringatan kepada warga agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

Sarnyu mengatakan, papan imbauan itu dibuat menggunakan biaya pribadi dan dipasang di lokasi strategis, seperti persimpangan jalan kampung dan desa serta di sekitar kawasan hutan dan kebun warga.

Menurutnya, kondisi lahan yang mulai kering pada musim kemarau membuat potensi kebakaran semakin besar.

Untuk itu, masyarakat diminta tidak membakar sampah sembarangan maupun membuang puntung rokok di kawasan yang memiliki vegetasi kering.

“Musim kemarau ini lahan mulai mengalami kekeringan. Saya peduli terhadap lingkungan hutan dan ingin saling mengingatkan warga. Jangan membakar sampah dan membuang puntung rokok sembarangan karena berisiko menimbulkan kebakaran,” ungkap Sarnyu.

Sarnyu mengaku, papan peringatan sengaja dipasang di sejumlah titik yang dinilai rawan agar pesan pencegahan dapat langsung dilihat masyarakat.

“Saya selalu mengingatkan warga agar tidak menganggap remeh potensi kebakaran,” tegasnya.

Apalagi, kawasan bukit blok Tonjong di wilayah itu yang memiliki riwayat kebakaran hutan saat musim kemarau panjang pada tahun-tahun sebelumnya.

“Di Blok Tonjong daerah kami, setiap musim kekeringan atau kemarau panjang tahun-tahun sebelumnya juga sering terjadi kebakaran hutan,” kata Sarnyu.

Sementara Camat Padaherang, Agus Gumilar, mengatakan, kondisi kekeringan memang mulai terlihat di sejumlah wilayah, khususnya kawasan pegunungan dan perbukitan.

Banyak semak dan rerumputan yang mengering menjadi bahan bakar alami yang mudah tersulut api.

“Kekeringan hutan dan lahan di wilayah Padaherang, terutama di pegunungan, sudah mulai tampak. Banyak semak yang kering dan rentan mudah terbakar,” paparnya.

Agus meminta masyarakat menghentikan kebiasaan membakar sampah di dekat lahan terbuka, hutan maupun kebun yang ditumbuhi semak kering. Termasuk tidak membuang puntung rokok sembarangan.

“Stop, jangan membakar sampah dan jangan membuang puntung rokok di dekat area semak yang kering. Itu bisa berisiko menyebabkan kebakaran yang meluas,” tegas Agus. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemeriahan Kapolsek Padaherang Cup di Pangandaran, Perkuat Silaturahmi Dua Kecamatan

9 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Kemarau Picu Krisis Air Bersih, Kapolres Banjar Salurkan 10.000 Liter Air untuk Warga

5 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Pengelola Kebun Durian di Kedungwuluh Pangandaran Sulap Lahan Tidak Produktif ‎

5 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Grand Palma Pangandaran Rayakan HUT ke-3, Perkuat Konsep Syariah dan Targetkan Ekspansi

31 Juli 2026 - 21:50 WIB

Akhirnya, Tiga Anak Pemulung Asal Bekasi Dapat Perhatian Disdikpora Pangandaran, PGRI, dan BAZNAS

31 Juli 2026 - 18:01 WIB

Trending di Daerah