Menu

Mode Gelap
Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu Aquarium Indonesia Pangandaran Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Pesta Rakyat Bawah Laut Ratusan Anggota PKTMPP di Pangandaran Perkuat Silaturahmi, Siap Pasang Banner di Lahan Garapan Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar

Daerah

Musim Kemarau Panjang, Warga Padaherang Pangandaran Pasang Papan Peringatan Cegah Kebakaran

badge-check


					Musim Kemarau Panjang, Warga Padaherang Pangandaran Pasang Papan Peringatan Cegah Kebakaran Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Musim kemarau panjang mulai meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Rumput dan semak yang mengering, terutama di kawasan kebun dan pegunungan, tentu mudah terbakar jika terkena sumber api.

Kini, kondisi itu mendorong sejumlah warga untuk meningkatkan kewaspadaan.

Satu di antaranya dilakukan Sarnyu Sunarya, tokoh masyarakat sekaligus Ketua BPD dan Ketua Kelompok Tani Hutan Hegarsari 2 di Dusun Sapu Angin, Desa Karangsari, Kecamatan Padaherang.

Pada Senin (10/8/2026) menjelang siang, Sarnyu memasang sejumlah papan imbauan di beberapa titik di wilayah Dusun Sapu Angin.

Papan bertuliskan “STOP DAN CEGAH KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN” itu sebagai bentuk peringatan kepada warga agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

Sarnyu mengatakan, papan imbauan itu dibuat menggunakan biaya pribadi dan dipasang di lokasi strategis, seperti persimpangan jalan kampung dan desa serta di sekitar kawasan hutan dan kebun warga.

Menurutnya, kondisi lahan yang mulai kering pada musim kemarau membuat potensi kebakaran semakin besar.

Untuk itu, masyarakat diminta tidak membakar sampah sembarangan maupun membuang puntung rokok di kawasan yang memiliki vegetasi kering.

“Musim kemarau ini lahan mulai mengalami kekeringan. Saya peduli terhadap lingkungan hutan dan ingin saling mengingatkan warga. Jangan membakar sampah dan membuang puntung rokok sembarangan karena berisiko menimbulkan kebakaran,” ungkap Sarnyu.

Sarnyu mengaku, papan peringatan sengaja dipasang di sejumlah titik yang dinilai rawan agar pesan pencegahan dapat langsung dilihat masyarakat.

“Saya selalu mengingatkan warga agar tidak menganggap remeh potensi kebakaran,” tegasnya.

Apalagi, kawasan bukit blok Tonjong di wilayah itu yang memiliki riwayat kebakaran hutan saat musim kemarau panjang pada tahun-tahun sebelumnya.

“Di Blok Tonjong daerah kami, setiap musim kekeringan atau kemarau panjang tahun-tahun sebelumnya juga sering terjadi kebakaran hutan,” kata Sarnyu.

Sementara Camat Padaherang, Agus Gumilar, mengatakan, kondisi kekeringan memang mulai terlihat di sejumlah wilayah, khususnya kawasan pegunungan dan perbukitan.

Banyak semak dan rerumputan yang mengering menjadi bahan bakar alami yang mudah tersulut api.

“Kekeringan hutan dan lahan di wilayah Padaherang, terutama di pegunungan, sudah mulai tampak. Banyak semak yang kering dan rentan mudah terbakar,” paparnya.

Agus meminta masyarakat menghentikan kebiasaan membakar sampah di dekat lahan terbuka, hutan maupun kebun yang ditumbuhi semak kering. Termasuk tidak membuang puntung rokok sembarangan.

“Stop, jangan membakar sampah dan jangan membuang puntung rokok di dekat area semak yang kering. Itu bisa berisiko menyebabkan kebakaran yang meluas,” tegas Agus. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hadiri Pangandaran Air Show 2026, Kapolda Jabar Dorong Sinergi Pengamanan Event Nasional

5 September 2026 - 17:30 WIB

Kapolda Jabar Datang ke Banjar, Soroti Pelayanan Publik dan Apresiasi Kinerja Polres

5 September 2026 - 10:23 WIB

Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

3 September 2026 - 18:27 WIB

PMII Soroti Hibah 30 Hektare Lahan ISBI, SKPD Pangandaran Menjerit, Defisit dan IPM Masih PR

27 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Fraksi PDIP Minta Pemda Pangandaran Kaji Ulang Hibah 30 Hektare untuk ISBI Bandung

27 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Trending di Daerah