LENSAPRIANGAN.COM – Brigjen TNI Raja Beni Arifin turun langsung meninjau sejumlah sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0625/Pangandaran di Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (4/11/2026).
Dalam kunjungan Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) tersebut, Brigjen TNI Raja Beni Arifin mengecek langsung progres pembangunan jalan penghubung antar desa, fasilitas sumur bor, hingga program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Peninjauan dilakukan di Desa Bangunjaya dan Desa Mekarwangi untuk memastikan seluruh sasaran program berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, serta memiliki kualitas yang baik.
Saat meninjau pembangunan jalan penghubung Desa Bangunjaya–Desa Mekarwangi, Raja Beni Arifin mengapresiasi kerja keras Satgas TMMD bersama masyarakat yang bergotong royong menyelesaikan pembangunan meski menghadapi tantangan medan dan cuaca.
Ia berharap pembangunan jalan tersebut segera rampung sehingga dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus membuka akses antarwilayah yang selama ini membutuhkan perhatian.
Rombongan kemudian meninjau pembangunan sumur bor.
Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi perhatian.
Karena itu, pembangunan sumur bor harus memperhatikan kualitas pekerjaan dan keberlanjutan pemanfaatannya.
Masyarakat juga diharapkan ikut menjaga serta merawat fasilitas tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Peninjauan dilanjutkan ke sejumlah rumah warga penerima bantuan program Rutilahu.
Di lokasi tersebut, Brigjen TNI Raja Beni Arifin melihat langsung proses perbaikan rumah yang melibatkan personel Satgas TMMD bersama masyarakat.
Ia menegaskan, pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur fisik, tapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat gotong royong.
Dalam kegiatan Wasev tersebut, Brigjen TNI Raja Beni Arifin didampingi Wakil Bupati Pangandaran Ino Darsono, Wakapolres Pangandaran, unsur Forkopimda, jajaran Kodim 0625/Pangandaran, perangkat desa, serta masyarakat setempat.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari sinergi TNI, pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program TMMD ke-130 di Kabupaten Pangandaran.
Melalui evaluasi langsung di lapangan, pelaksanaan TMMD diharapkan tidak hanya menyelesaikan target pembangunan, tetapi juga menghasilkan infrastruktur dan fasilitas yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. ***






