Menu

Mode Gelap
Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu Aquarium Indonesia Pangandaran Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Pesta Rakyat Bawah Laut Ratusan Anggota PKTMPP di Pangandaran Perkuat Silaturahmi, Siap Pasang Banner di Lahan Garapan Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar

Daerah

Afnalink Perkuat Legalitas Mitra ISP dan Tertibkan Infrastruktur Jaringan di Pangandaran

badge-check


					Afnalink Perkuat Legalitas Mitra ISP dan Tertibkan Infrastruktur Jaringan di Pangandaran Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Afna Digital Indonesia (Afnalink) memperkuat aspek legalitas dan manajemen mitra penyedia layanan internet (ISP) di Kabupaten Pangandaran.

Upaya tersebut dilakukan melalui forum Meet & Gathering bersama mitra dan pemangku kepentingan di satu hotel di Pangandaran, Kamis (20/8/2026).

Forum itu membahas penguatan legalitas mitra, restrukturisasi manajemen jaringan, hingga percepatan pemerataan infrastruktur telekomunikasi di tingkat lokal.

CEO Afna Digital Indonesia, Arif Awaludin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari evaluasi terhadap operasional mitra yang masih membutuhkan penguatan dari sisi manajemen dan kepatuhan terhadap regulasi.

“Dari sisi korporasi induk, izin ISP resmi sudah kami kantongi sejak 2022 dan dilanjutkan dengan izin jaringan tetap lokal (Jartaplok) berbasis fiber optic. Melalui gathering ini, kami ingin memastikan manajemen dan legalitas seluruh mitra berjalan selaras, sehingga operasional lebih efektif, efisien, dan taat aturan,” jelasnya.

Menurutnya, Afnalink yang memulai penetrasi pasar dari segmen mid-to-low kini melayani sekitar 8.000 hingga 10.000 pelanggan rumah tangga dengan dukungan 41 Point of Presence (POP).

Untuk menjaga keandalan distribusi data, perusahaan pun mengoperasikan dua pusat data yang berada di NeuCentrIX Bandung dan Gedung Cyber Jakarta.

Selain konektivitas ritel, Afnalink mengembangkan bisnis ke layanan colocation server serta solusi system integrator untuk masyarakat dan instansi.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pangandaran, Tonton Guntari, menyambut positif kehadiran dan kolaborasi penyedia jasa internet lokal.

Namun, ia menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap legalitas distribusi jaringan serta penataan infrastruktur fisik, terutama kabel yang terpasang di ruang publik.

“Yang kami tekankan adalah legal formal para mitra ke bawahnya agar benar-benar dibenahi. Dari sisi pemerintah daerah, sorotan utama menyangkut ketertiban pemasangan kabel agar tidak semrawut dan tetap menjaga estetika daerah,” katanya.

Ia menilai penataan infrastruktur jaringan tidak hanya berkaitan dengan estetika, tapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung digitalisasi pemerintahan.

“Jadi, jaringan telekomunikasi yang tertib dan andal menjadi salah satu penunjang penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang sedang digenjot Pemerintah KabupatenPangandaran,” ungkap Tonton. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hadiri Pangandaran Air Show 2026, Kapolda Jabar Dorong Sinergi Pengamanan Event Nasional

5 September 2026 - 17:30 WIB

Kapolda Jabar Datang ke Banjar, Soroti Pelayanan Publik dan Apresiasi Kinerja Polres

5 September 2026 - 10:23 WIB

Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

3 September 2026 - 18:27 WIB

PMII Soroti Hibah 30 Hektare Lahan ISBI, SKPD Pangandaran Menjerit, Defisit dan IPM Masih PR

27 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Fraksi PDIP Minta Pemda Pangandaran Kaji Ulang Hibah 30 Hektare untuk ISBI Bandung

27 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Trending di Daerah