Menu

Mode Gelap
JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu

Daerah

Dikabaran Cucunya Meninggal, Kakek di Pangandaran Panik, Padahal Masih Hidup 

badge-check


					Kakek Wagino Sabar Perbesar

Kakek Wagino Sabar

LENSAPRIANGAN.COM – Mendapat kabar dari RSUD Pandega bahwa cucunya meninggal dunia, Wagino Sabar, Warga desa Wonoharjo Kecamatan/Kabupaten Pangandaran Jawa Barat panik bukan kepalang Rabu, (26/6/2024).

Sabar mengaku mendapat kabar dari tetangganya bahwa cucunya meninggal sekitar pukul 04:10 WIB ketika sedang terlelap tidur.

 

“Saya nyari celana sampai setengah jam. Padahal celana di kait di pintu. Saking kagetnya,” kata Sabar beberapa hari lalu.

 

Saking kacau pikirannya, ia juga kebingungan mencari baju untuk berangkat ke rumah sakit Pandega Pangandaran.

 

Setelah sekian lama mencari-cari pakaiannya, Sabar bergegas pergi melihat jenazah wanita yang dikabarkan cucunya tersebut.

 

Padahal, Cucunya masih hidup, dia bernama Eka dan bekerja di salah satu toko di Pangandaran.

 

Pada waktu itu, cucunya memang sedang tidak ada di rumah, ia menginap di tempat kerjanya.

 

“Saya langsung kesana, saya ketuk pintunya. Terus ada orang yang keluar, saya tanya cucu saya. Katanya cucu saya ada lagi tidur,” katanya.

 

Dengan kondisi masih panik, ia pun tidak mempercayai ucapan orang tersebut. Sabar memastikan mendekati lebih dekat cucunya yang sedang tertidur.

 

“Ternyata benar cucu saya mah ada sedang tidur. Lalu saya bangunkan dan membawa pulang ke rumah,” ujarnya.

 

Meski demikian, nama cucunya (Eka) sudah di umumkan melalui pengeras masjid bahwa Eka dinyatakan meninggal dunia.

 

Sebelumnya dikabaran, Seorang warga Desa Wonoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, Wagino Sabar (55) salah ambil jenazah.

 

Penyebab kejadian tersebut diduga minimnya penerangan di kamar mayat RSUD Pandega Pangandaran, Jawa Barat. (art).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Doa dan Lilin di Pantai Pangandaran, Solidaritas Jurnalis untuk Lima Rekan yang Hilang di Anak Krakatau

21 September 2026 - 10:22 WIB

Pemdes Limusgede Gelar Pendidikan Jurnalistik, Tingkatkan SDM Perangkat dan Lembaga 

19 September 2026 - 15:34 WIB

Harhubnas 2026 di Nusawiru, Pemkot Banjar Dorong Transportasi yang Mudahkan Mobilitas Warga

19 September 2026 - 15:12 WIB

JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran

19 September 2026 - 10:55 WIB

ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos

17 September 2026 - 18:39 WIB

Trending di Daerah