Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Daerah

Dikabaran Cucunya Meninggal, Kakek di Pangandaran Panik, Padahal Masih Hidup 

badge-check


					Kakek Wagino Sabar Perbesar

Kakek Wagino Sabar

LENSAPRIANGAN.COM – Mendapat kabar dari RSUD Pandega bahwa cucunya meninggal dunia, Wagino Sabar, Warga desa Wonoharjo Kecamatan/Kabupaten Pangandaran Jawa Barat panik bukan kepalang Rabu, (26/6/2024).

Sabar mengaku mendapat kabar dari tetangganya bahwa cucunya meninggal sekitar pukul 04:10 WIB ketika sedang terlelap tidur.

 

“Saya nyari celana sampai setengah jam. Padahal celana di kait di pintu. Saking kagetnya,” kata Sabar beberapa hari lalu.

 

Saking kacau pikirannya, ia juga kebingungan mencari baju untuk berangkat ke rumah sakit Pandega Pangandaran.

 

Setelah sekian lama mencari-cari pakaiannya, Sabar bergegas pergi melihat jenazah wanita yang dikabarkan cucunya tersebut.

 

Padahal, Cucunya masih hidup, dia bernama Eka dan bekerja di salah satu toko di Pangandaran.

 

Pada waktu itu, cucunya memang sedang tidak ada di rumah, ia menginap di tempat kerjanya.

 

“Saya langsung kesana, saya ketuk pintunya. Terus ada orang yang keluar, saya tanya cucu saya. Katanya cucu saya ada lagi tidur,” katanya.

 

Dengan kondisi masih panik, ia pun tidak mempercayai ucapan orang tersebut. Sabar memastikan mendekati lebih dekat cucunya yang sedang tertidur.

 

“Ternyata benar cucu saya mah ada sedang tidur. Lalu saya bangunkan dan membawa pulang ke rumah,” ujarnya.

 

Meski demikian, nama cucunya (Eka) sudah di umumkan melalui pengeras masjid bahwa Eka dinyatakan meninggal dunia.

 

Sebelumnya dikabaran, Seorang warga Desa Wonoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, Wagino Sabar (55) salah ambil jenazah.

 

Penyebab kejadian tersebut diduga minimnya penerangan di kamar mayat RSUD Pandega Pangandaran, Jawa Barat. (art).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati HUT ke-28, IJTI Galuh Raya Tegaskan Komitmen Jaga Marwah Jurnalisme di Tengah Disrupsi Digital

13 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Musim Kemarau Panjang, Warga Padaherang Pangandaran Pasang Papan Peringatan Cegah Kebakaran

10 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Kemeriahan Kapolsek Padaherang Cup di Pangandaran, Perkuat Silaturahmi Dua Kecamatan

9 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Kemarau Picu Krisis Air Bersih, Kapolres Banjar Salurkan 10.000 Liter Air untuk Warga

5 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Pengelola Kebun Durian di Kedungwuluh Pangandaran Sulap Lahan Tidak Produktif ‎

5 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Trending di Bisnis