Menu

Mode Gelap
Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box Ramadan 2026, IJTI Galuh Raya Kembali Gelar Program IJTI Berbagi, Salurkan Bansos bagi Jompo dan Anak Yatim di Ciamis dan Pangandaran Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga

Daerah

Penanganan Medis Jadi Sorotan, RSUD Pandega Pangandaran Sampaikan Klarifikasi

badge-check


					Penanganan Medis Jadi Sorotan, RSUD Pandega Pangandaran Sampaikan Klarifikasi Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Penanganan medis RSUD Pandega menjadi sorotan warga setelah seorang pasien kecelakaan lalu lintas, Isra (45), warga Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, meninggal dunia usai mendapat perawatan di rumah sakit.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 7 Oktober 2025. Isra dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Pandega oleh ambulans rumah sakit setelah mengalami kecelakaan di sekitar Desa Babakan.

Isra tiba dalam kondisi kritis sekitar pukul 18.34 WIB.

Namun nahas, nyawa Isra tidak tertolong. Dia dinyatakan meninggal dunia keesokan harinya, Rabu 8 Oktober 2025 pukul 08.11 WIB.

Warga pun menduga adanya keterlambatan penanganan medis yang menjadi penyebab utama meninggalnya Isra.

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Pandega Pangandaran, Titi Sutiamah, memberikan klarifikasinya.

Dia menyatakan bahwa pasien telah langsung mendapatkan penanganan kegawatdaruratan sesuai Standar Prosedur Operasional (SPO), mulai dari perawatan luka, pemasangan infus, pemberian obat-obatan, pemeriksaan rontgen, hingga observasi oleh tim medis.

“Upaya penanganan medis oleh dokter dan perawat IGD telah dilakukan secara maksimal, namun kondisi pasien terus mengalami penurunan akibat cedera berat dari kecelakaan lalu lintas,” katanya, Kamis (9/10/2025).

Menurutnya, tim medis juga telah melakukan tindakan resusitasi secara intensif sebelum akhirnya pasien dinyatakan meninggal dunia.

Titi mewakili manajemen RSUD Pandega menyampaikan permohonan maaf dan belasungkawa kepada keluarga almarhum.

Pihak rumah sakit pun telah melakukan takziah ke kediaman keluarga.

“Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya almarhum Isra. Semoga almarhum diampuni segala dosanya dan ditempatkan di sisi Allah SWT yang paling mulia,” ungkap Titi.

Saat kunjungan takziah, pihaknya sudah memberikan penjelasan terkait penanganan medis yang dilakukan.

“Alhamdulillah, respon keluarga baik. Bahkan mereka menyampaikan terima kasih atas pelayanan RSUD Pandega,” ungkapnya.

Meskipun demikian, pihaknya tetap akan melakukan evaluasi menyeluruh atas kejadian ini.

“Jika ditemukan adanya kelalaian dari petugas kami, tentu akan diberikan sanksi sesuai tingkat kesalahannya,” kata Titi

Titi menegaskan, bahwa RSUD Pandega berkomitmen memberikan pelayanan tanpa diskriminasi terhadap pasien, baik umum maupun pengguna BPJS.

“Soal penanganan medis, kami tidak mendahulukan biaya. Pasien tetap ditangani terlebih dahulu sesuai kondisi daruratnya,” paparnya.

Titi pun menanggapi dugaan adanya miskomunikasi terkait administrasi di IGD. Menurutnya, pendaftaran yang dimaksud bukan untuk pembayaran melainkan pencatatan identitas pasien demi kelancaran layanan.

“Pasien langsung ditangani saat datang. Sementara keluarga biasanya diminta ke bagian pendaftaran untuk mencatat identitas pasien. Ini yang mungkin sering miskomunikasi,” jelasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hotel Grand Palma Pangandaran by Horison Hadirkan Pengalaman Menginap Nyaman

14 Maret 2026 - 19:27 WIB

Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box

13 Maret 2026 - 13:18 WIB

Jelang Operasi Ketupat 2026, Polres Banjar Salurkan Sembako dan Perlengkapan Lalulintas

13 Maret 2026 - 13:10 WIB

Penyegaran Organisasi, Bupati Pangandaran Lantik Pejabat Eselon III

12 Maret 2026 - 23:05 WIB

Jelang Lebaran 2026, Bupati Pangandaran Siagakan Layanan Kesehatan

12 Maret 2026 - 10:51 WIB

Trending di Daerah