Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Daerah

Penanganan Medis Jadi Sorotan, RSUD Pandega Pangandaran Sampaikan Klarifikasi

badge-check


					Penanganan Medis Jadi Sorotan, RSUD Pandega Pangandaran Sampaikan Klarifikasi Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Penanganan medis RSUD Pandega menjadi sorotan warga setelah seorang pasien kecelakaan lalu lintas, Isra (45), warga Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, meninggal dunia usai mendapat perawatan di rumah sakit.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 7 Oktober 2025. Isra dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Pandega oleh ambulans rumah sakit setelah mengalami kecelakaan di sekitar Desa Babakan.

Isra tiba dalam kondisi kritis sekitar pukul 18.34 WIB.

Namun nahas, nyawa Isra tidak tertolong. Dia dinyatakan meninggal dunia keesokan harinya, Rabu 8 Oktober 2025 pukul 08.11 WIB.

Warga pun menduga adanya keterlambatan penanganan medis yang menjadi penyebab utama meninggalnya Isra.

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Pandega Pangandaran, Titi Sutiamah, memberikan klarifikasinya.

Dia menyatakan bahwa pasien telah langsung mendapatkan penanganan kegawatdaruratan sesuai Standar Prosedur Operasional (SPO), mulai dari perawatan luka, pemasangan infus, pemberian obat-obatan, pemeriksaan rontgen, hingga observasi oleh tim medis.

“Upaya penanganan medis oleh dokter dan perawat IGD telah dilakukan secara maksimal, namun kondisi pasien terus mengalami penurunan akibat cedera berat dari kecelakaan lalu lintas,” katanya, Kamis (9/10/2025).

Menurutnya, tim medis juga telah melakukan tindakan resusitasi secara intensif sebelum akhirnya pasien dinyatakan meninggal dunia.

Titi mewakili manajemen RSUD Pandega menyampaikan permohonan maaf dan belasungkawa kepada keluarga almarhum.

Pihak rumah sakit pun telah melakukan takziah ke kediaman keluarga.

“Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya almarhum Isra. Semoga almarhum diampuni segala dosanya dan ditempatkan di sisi Allah SWT yang paling mulia,” ungkap Titi.

Saat kunjungan takziah, pihaknya sudah memberikan penjelasan terkait penanganan medis yang dilakukan.

“Alhamdulillah, respon keluarga baik. Bahkan mereka menyampaikan terima kasih atas pelayanan RSUD Pandega,” ungkapnya.

Meskipun demikian, pihaknya tetap akan melakukan evaluasi menyeluruh atas kejadian ini.

“Jika ditemukan adanya kelalaian dari petugas kami, tentu akan diberikan sanksi sesuai tingkat kesalahannya,” kata Titi

Titi menegaskan, bahwa RSUD Pandega berkomitmen memberikan pelayanan tanpa diskriminasi terhadap pasien, baik umum maupun pengguna BPJS.

“Soal penanganan medis, kami tidak mendahulukan biaya. Pasien tetap ditangani terlebih dahulu sesuai kondisi daruratnya,” paparnya.

Titi pun menanggapi dugaan adanya miskomunikasi terkait administrasi di IGD. Menurutnya, pendaftaran yang dimaksud bukan untuk pembayaran melainkan pencatatan identitas pasien demi kelancaran layanan.

“Pasien langsung ditangani saat datang. Sementara keluarga biasanya diminta ke bagian pendaftaran untuk mencatat identitas pasien. Ini yang mungkin sering miskomunikasi,” jelasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD ke-130 Kodim Pangandaran Pererat Kebersamaan Lewat Makan Bersama Warga

5 November 2026 - 12:46 WIB

Brigjen TNI Raja Beni Arifin Tinjau Langsung Progres TMMD ke-130 di Pangandaran

4 November 2026 - 19:12 WIB

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Maspuah di Langkaplancar Pangandaran Kini Miliki Rumah Permanen 

4 November 2026 - 16:42 WIB

Solar Subsidi Bersubsidi Diduga untuk Alat Berat di Pangandaran, Pengawasan Jangan Tutup Mata

2 November 2026 - 16:04 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran Perkuat Pondasi Rutilahu Milik Siti di Desa Mekarwangi

2 November 2026 - 13:58 WIB

Trending di Daerah