Menu

Mode Gelap
Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box Ramadan 2026, IJTI Galuh Raya Kembali Gelar Program IJTI Berbagi, Salurkan Bansos bagi Jompo dan Anak Yatim di Ciamis dan Pangandaran Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga

Daerah

Gotong Royong Petani di Anggaraksan Pangandaran, Perbaiki Tanggul Jebol

badge-check


					Gotong Royong Petani di Anggaraksan Pangandaran, Perbaiki Tanggul Jebol Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Petani di Dusun Anggaraksan, Desa Sindangwangi, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat gotong royong menutup tanggul Sungai Apur jebol.

Aksi ini dilakukan sebagai upaya darurat untuk mencegah banjir yang kerap merendam lahan persawahan mereka.

Satu petani setempat, Sadimun (50), mengatakan, bahwa air dari Sungai Apur sering meluap dan menggenangi area persawahan warga.

Tentu, banjir luapan tersebut menyebabkan petani di tempatnya gagal tanam hingga berulang kali selama dua tahun terakhir.

“Kalau enggak ditutup, air bisa mengalir langsung ke sawah. Kita sudah beberapa kali gagal panen karena kebanjiran,” katanya, Rabu (3/9/2025).

Untuk tanggul yang jebol itu memiliki panjang sekitar 100 meter. Para petani menutupnya dengan menggunakan batu boulder dan karung berisi tanah urugan.

“Semuanya itu swadaya, kita gotong royong agar secepatnya area persawahan tidak kembali terendam banjir,” ungkap Sadimun.

Menurutnya, aksi gotong royong ini murni inisiatif masyarakat karena belum ada bantuan dari pihak pemerintah.

“Kita patungan seikhlasnya, ada yang ngasih Rp 10 ribu, Rp 20 ribu sampai Rp 100 ribu. Uangnya untuk jasa truk angkut material,” paparnya.

Sadimun berharap, langkah darurat itu bisa menyelamatkan lahan mereka dari banjir sambil menunggu bantuan dan penanganan dari pemerintah.

“Selama dua tahun terakhir, kita belum pernah berhasil panen akibat lahan yang terus tergenang,” ungkapnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sedih! Mau Lebaran, Sepeda Motor Milik Paijan di Pangandaran Diambil Orang

18 Maret 2026 - 15:46 WIB

Coko Run 100 Meter Meriahkan Malam di Banjar, Polres Dorong Energi Positif Generasi Muda

18 Maret 2026 - 11:39 WIB

Kapolres Cek Pospam Operasi Ketupat Lodaya 2026, di Jalur Wisata Pangandaran

17 Maret 2026 - 14:11 WIB

Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Pemkab Pangandaran Siapkan 12 Shuttle Gratis 

17 Maret 2026 - 13:49 WIB

Ram Cek Jelang Lebaran, Petugas Gabungan Periksa Bus Umum di Terminal Pangandaran

16 Maret 2026 - 21:22 WIB

Trending di Daerah