Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Daerah

Korban Banjir di Maruyungsari Pangandaran Alami Gejala Sakit, Puskesmas Padaherang Turun ke Lapangan

badge-check


					Korban Banjir di Maruyungsari Pangandaran Alami Gejala Sakit, Puskesmas Padaherang Turun ke Lapangan Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Itensitas hujan tinggi, wilayah Dusun Anggaraksan, Desa Maruyungsari, Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran kembali dilanda banjir.

Banjir di Dusun Anggaraksan disebabkan meluapnya anak sungai Citanduy yakni, sungai Ciseel dan kiriman air dari sejumlah daerah.

Selain merendam lahan pertanian yang belum layak dipanen, banjir juga merendam pemukiman di Dusun Anggaraksan.

Di pemukiman warga, sudah ada sekitar seminggu terendam banjir dengan ketinggian air 10 hingga 40 sentimeter.

Akibat terdampak banjir, kini sejumlah warga mengalami gejala sakit berupa gatal-gatal, demam, dan batuk pilek, Kamis (20/11/2025).

Kepala Desa Maruyungsari, Tusiman, mengatakan, dampak banjir di Anggaraksan Desa Maruyungsari ini memang banyak warga yang mengalami gejala sakit.

“Di Anggaraksan, ada empat RT terdampak banjir hingga pekarangan rumah. Saat ini, banyak warga yang mengalami gejala sakit seperti gatal-gatal,” katanya.

Dia bersyukur ada pengecekan gratis dari Puskesmas Padaherang dengan turun langsung ke lingkungan Anggaraksan.

“Alhamdulillah langsung direspon oleh ibu Kepala Puskesmas. Hari ini, dilaksanakan pengobatan gratis oleh tenaga medis bagi warga yang mengalami sakit – sakit,” ungkap Tusiman.

Karena berhubungan dengan air, banyak keluhan warga yang mengalami gatal-gatal, demam yang disebabkan oleh sumur-sumur air warga banyak yang terendam.

“Sekarang ini, ada sekitar 20 warga yang mengalami sakit dari total sekitar 200 kepala keluarga (KK),” jelasnya.

Kepala Puskesmas Padaherang, Suryati menyampaikan, kegiatan turun langsung ke lapangan ini merupakan satu program cek kesehatan gratis.

“Maka, kami mengadakan pemeriksaan bagi masyarakat yang terdampak banjir dan kami langsung memberikan obat. Dan melakukan kaporitasi sehingga sumur – sumur yang terendam banjir diberikan kaporit,” paparnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kornologis Tiga Wisatawan Terseret Arus di Pantai Barat Pangandaran, Dua Selamat Satu Masih Dicari

18 Juli 2026 - 10:41 WIB

Tiga Wisatawan Terseret Arus di Pantai Barat Pangandaran, Satu Masih Dalam Pencarian

17 Juli 2026 - 21:22 WIB

Dua Penyandang Disabilitas Wakili Polres Pangandaran pada Lomba Melukis

17 Juli 2026 - 17:05 WIB

JPKP Pangandaran Jalin Sinergi dengan Kodim 0625, Siapkan Kolaborasi Program untuk Masyarakat

16 Juli 2026 - 18:19 WIB

Kapolres dan Dandim di Pangandaran Perkuat Soliditas Sinergitas 

14 Juli 2026 - 12:11 WIB

Trending di Daerah